
PURWOKERTO, SERAYUNEWS — Universitas Terbuka (UT) Purwokerto terus memperluas jangkauan pendidikan tinggi bagi masyarakat. Saat ini, UT Purwokerto telah memiliki sekitar 30.000 mahasiswa yang tersebar di delapan kabupaten, dengan jumlah terbesar berada di Kabupaten Banyumas.
Hal tersebut disampaikan Direktur Universitas Terbuka Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, S.Si., M.Si., saat membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis UT ke-42 di Purwokerto, Kamis (3/9/2026).
Menurut Prasetyarti, perjalanan Universitas Terbuka selama lebih dari empat dekade menunjukkan transformasi besar dalam dunia pendidikan tinggi.
UT kini menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang terus mengembangkan sistem pembelajaran fleksibel, inklusif, dan memanfaatkan teknologi digital.
“Dengan pembelajaran yang fleksibel, inklusif, tanpa batas, siapa pun masyarakat tidak ada pembatasan untuk bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di Universitas Terbuka,” katanya.
Prasetyarti mengatakan, UT membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Sistem pembelajaran yang dikembangkan memungkinkan mahasiswa belajar tanpa harus terikat batas geografis maupun waktu.
Menurutnya, latar belakang ekonomi, usia, dan lokasi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi.
“Tanpa ada batasan geografis, ekonomi, latar belakang, di mana pun, kapan pun, kita semua masyarakat bisa belajar di mana saja,” ujarnya.
Pemanfaatan digitalisasi juga menjadi salah satu upaya UT untuk menjangkau masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi.
Dengan sistem tersebut, UT diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, tidak hanya di Purwokerto dan Banyumas, tetapi juga di wilayah lain yang menjadi cakupan layanan UT Purwokerto.
Dalam sambutannya, Prasetyarti juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi diri. Menurutnya, kebutuhan sumber daya manusia saat ini terus berkembang, terutama dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi.
Ia mengatakan, masyarakat perlu memiliki kemampuan beradaptasi dan meningkatkan kompetensi agar mampu menghadapi tantangan zaman.
Universitas Terbuka, kata dia, membuka kesempatan bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa batasan usia.
“Putra-putrinya atau Bapak/Ibu sendiri yang mau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi tanpa adanya batasan usia, silakan bergabung dengan Universitas Terbuka,” katanya.
Prasetyarti berharap, jumlah mahasiswa UT Purwokerto akan terus bertambah seiring semakin luasnya jangkauan layanan pendidikan di wilayah tersebut.
“Mudah-mudahan di langkah awal semakin usia UT dewasa, kita akan menuju kepada mahasiswa yang jauh lebih banyak lagi,” ujarnya.
Rangkaian Dies Natalis Universitas Terbuka ke-42 juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Salah satunya senam bersama yang digelar pada Kamis pagi.
Menurut Prasetyarti, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen UT untuk memberikan dampak kepada masyarakat.
“Pada hari ini Universitas Terbuka menyelenggarakan senam bukan hanya terkait dengan kesehatan fisik, tapi ini juga merupakan bentuk komitmen Universitas Terbuka untuk berdampak kepada masyarakat, salah satunya turut menjaga pola hidup yang sehat,” katanya.
Ia menambahkan, pola hidup sehat diharapkan dapat mendukung masyarakat untuk memiliki kondisi fisik dan pikiran yang lebih baik.
Selain senam, rangkaian kegiatan Dies Natalis juga diisi sejumlah perlombaan, seperti tenis meja dan Mancing Mania.
UT Purwokerto juga menyiapkan kegiatan Fun Run yang dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2026. Kegiatan tersebut akan diramaikan dengan senam bersama komunitas.
Prasetyarti berharap masyarakat dapat terus memberikan dukungan terhadap perkembangan Universitas Terbuka.
“Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan untuk Universitas Terbuka, dimudahkan segala langkah untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri yang semakin berdampak untuk negeri,” katanya.
Rangkaian Dies Natalis UT ke-42 mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi dan Berdampak untuk Negeri”.
Tema tersebut menjadi semangat UT untuk terus melakukan inovasi pembelajaran sekaligus memperluas kontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.