
SERAYUNEWS- Menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto terus mematangkan berbagai persiapan, terutama dari sisi sumber daya manusia dan teknis pelaksanaan.
Sebagai salah satu pusat UTBK dengan kode PTN 351, Unsoed telah menggelar sosialisasi khusus bagi para pengawas ujian pada Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Konferensi Fakultas Peternakan dan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan UTBK berjalan sesuai standar nasional.
Sebanyak 407 pengawas dan 61 Penanggung Jawab Lokasi (PJL) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para pengawas berasal dari dosen serta tenaga kependidikan yang telah ditunjuk untuk mengawal jalannya ujian.
Untuk meningkatkan efektivitas penyampaian materi, sosialisasi dibagi dalam dua lokasi berbeda. Pengawas mengikuti kegiatan di lantai 1, sementara PJL ditempatkan di lantai 3. Kegiatan juga berlangsung dalam dua sesi, yakni pagi dan siang hari.
Dalam sosialisasi tersebut, narasumber Hari Siswantoro dan Eko Sumanto memberikan pembekalan teknis terkait mekanisme pengawasan UTBK sesuai prosedur operasional standar dari panitia pusat.
Dalam keterangannya, Koordinator Bidang Akademik, Eko Sumanto, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan syarat mutlak bagi setiap pengawas yang akan bertugas.
Ia menjelaskan bahwa para pengawas dibekali pemahaman mendalam mengenai tugas, tanggung jawab, hingga potensi kendala di lapangan. Target utama yang ingin dicapai adalah pelaksanaan UTBK yang tertib, transparan, dan bebas dari kesalahan administratif.
Dalam pelaksanaan UTBK 2026, Unsoed menyiapkan 11 lokasi ujian yang tersebar di sejumlah fakultas dan unit strategis di lingkungan kampus. Lokasi tersebut meliputi:
1. Fakultas Peternakan
2. Fakultas Kedokteran
3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
4. Laboratorium Riset
5. Gedung D Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian
6. UPT Bahasa
7. Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis
8. Gedung D Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
9. Fakultas Ilmu Budaya
10. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
11. Gedung IAB SBSN
Selain itu, Unsoed juga memberikan perhatian khusus kepada peserta disabilitas dengan menyediakan layanan ujian di fasilitas bahasa kampus yang ramah akses.
Penyebaran lokasi ini dirancang untuk memastikan distribusi peserta merata serta meminimalkan potensi kepadatan selama pelaksanaan ujian.
Dari sisi infrastruktur, Unsoed Purwokerto telah menyiapkan:
– 21 ruang ujian
– 12 server utama untuk mendukung sistem berbasis komputer
UTBK 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dalam satu gelombang.
Setiap harinya akan dilaksanakan dua sesi ujian, sehingga total terdapat 18 sesi. Dalam setiap sesi, sekitar 1.040 peserta akan mengikuti ujian.
Dengan demikian, total peserta UTBK di Unsoed tahun ini mencapai 18.313 orang, menjadikannya salah satu pusat UTBK dengan jumlah peserta cukup besar di Indonesia.
UTBK 2026 menguji kemampuan peserta melalui dua komponen utama, yaitu:
Tes Potensi Skolastik (TPS)
Meliputi:
– Penalaran umum
– Pengetahuan dan pemahaman umum
– Pemahaman bacaan dan menulis
– Pengetahuan kuantitatif
Tes Literasi
Meliputi:
– Literasi Bahasa Indonesia
– Literasi Bahasa Inggris
– Penalaran matematika
Materi ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, pemahaman, serta literasi peserta sebagai bekal utama dalam menempuh pendidikan tinggi.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan sejumlah ketentuan penting yang wajib dipatuhi peserta UTBK 2026, antara lain:
– Melakukan survei lokasi ujian sehari sebelum pelaksanaan
– Membawa kartu peserta UTBK
– Membawa dokumen resmi (ijazah/legalisir atau surat keterangan kelas XII)
– Duduk sesuai nomor yang telah ditentukan
– Mengisi identitas pada kertas buram
– Menggunakan sepatu selama ujian berlangsung
Kepatuhan terhadap aturan ini sangat penting untuk menghindari kendala saat ujian berlangsung.
Peserta UTBK 2026 berasal dari:
– Lulusan SMA/MA/SMK sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026
– Lulusan Paket C tahun 2024–2026
Dengan ketentuan tambahan:
– Usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026
– UTBK hanya dapat diikuti satu kali
Hasil UTBK nantinya digunakan sebagai syarat utama dalam seleksi jalur SNBT serta penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri.
Untuk program studi tertentu seperti seni dan olahraga, peserta juga diwajibkan melampirkan portofolio sebagai bagian dari proses seleksi.
Melalui berbagai persiapan yang matang, Unsoed menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan UTBK 2026 secara profesional dan sesuai standar nasional.
Mulai dari pembekalan pengawas, kesiapan infrastruktur, hingga pengaturan teknis peserta, seluruh aspek telah dirancang untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan UTBK 2026 di Unsoed dapat berjalan tertib, lancar, serta memberikan pengalaman ujian yang optimal bagi seluruh peserta.
Pelaksanaan UTBK 2026 di Unsoed menjadi salah satu yang paling dinanti dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 18 ribu orang. Dukungan 11 lokasi ujian, puluhan ruang, serta sistem pengawasan yang ketat menjadi kunci sukses penyelenggaraan.
Bagi peserta, memahami lokasi ujian, jadwal, serta aturan yang berlaku menjadi langkah penting untuk menghadapi UTBK dengan percaya diri dan tanpa hambatan.