
SERAYUNEWS-Utusan khusus Amerika Serikat Paolo Zampolli meminta FIFA mencoret Iran sebagai peserta Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Juni nanti. Dia meminta agar penggantinya adalah Italia. Hal itu seperti diberitakan Financial Times.
Permintaan itu mengingat Zampolli adalah orang Italia. Lalu, Italia adalah tim dengan peringkat tertinggi FIFA yang tak lolos ke Piala Dunia 2026. Permintaan itu berlandaskan pada situasi Timur Tengah. Zampolli menilai bahwa hadirnya Iran di Amerika Serikat sebagai peserta Piala Dunia 2026 bisa jadi sebagai ancaman keamanan.
Mengingat tensi antara Amerika Serikat dengan Iran sangat tinggi belakangan ini sehingga memunculkan perang di Timur Tengah. Tapi belum ada respons dari FIFA terkait permintaan tersebut.
Sebelumnya keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 disangsikan. Bahkan Menteri Olahraga Iran pernah berujar bahwa Iran tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Namun hal itu diredam FIFA.
Kemudian, setelahnya sempat mengemuka adanya calon pengganti Iran. Pengganti didapat dari playoff khusus antara dua wakil Eropa dan dua wakil Asia. Pemenang playoff khusus itu untuk menggantikan Iran.
Namun FIFA kembali meredam isu itu dengan mengatakan bahwa Iran tetap akan jadi peserta Piala Dunia 2026. FIFA sendiri bersikeras bahwa Iran tetap akan main di Amerika Serikat dan berharap tensi tinggi di Timur Tengah mereda jelang Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui Iran adalah salah satu negara Asia yang sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026. Iran bahkan sudah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 sejak tahun 2025.
Tapi situasi di Timur Tengah yang berkecamuk karena perang membuat keikutsertaan Iran sering menjadi tanda tanya.