SERAYUNEWS-Warga Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, digegerkan dengan dugaan perbuatan tidak senonoh yang melibatkan seorang oknum kepala sekolah. Kepala sekolah berinisial D itu melakukan tindakan tak senonoh bersama seorang siswi SMP berinisial R. Kasus yang terjadi belum lama ini, kini telah viral di media sosial, menyita perhatian publik dan menimbulkan berbagai reaksi.
Peristiwa ini bermula ketika warga mencurigai sebuah mobil yang terparkir di jalan desa setempat pada Selasa (11/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah digerebek, warga menemukan dua orang yang berlawanan jenis di dalam mobil tersebut. Salah satunya adalah D, kepala sekolah yang juga dikenal sebagai seorang ustadz. Warga pun langsung mencurigai adanya perbuatan yang tidak pantas antara D dan R, siswi SMP yang masih di bawah umur.
Mendapatkan informasi tersebut, warga segera mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Polsek Cimanggu untuk diproses lebih lanjut. Proses evakuasi pelaku dari rumahnya sempat menimbulkan ketegangan, karena sejumlah warga berdatangan untuk menyaksikan langsung kejadian tersebut, memicu suasana yang semakin memanas.
Kepala Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, membenarkan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. “Perkara ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian, saat ini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Cilacap,” ujar Galih, Senin (24/3/2025).
Kejadian ini menuai kecaman keras dari masyarakat, terutama karena pelaku adalah seorang pendidik yang seharusnya menjadi panutan bagi generasi muda. Publik meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.
Banyak yang berharap, kejadian ini menjadi peringatan penting tentang perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap lingkungan pendidikan dan perlindungan anak. Kejadian seperti ini harus dijadikan pelajaran untuk melindungi generasi muda dari tindakan bejat yang tidak terpuji.