Jumat, 12 Agustus 2022

Warga Donan Temukan Janin Bayi di Selokan Belakang Rumah

Polisi Periksa Saksi
Polisi dari Mapolsek Cilacap Tengah melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi di lokasi penemuan janin di Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah

CILACAP,SERAYUNEWS.COM-Kecurigaan Atin, warga Jalan Kolamsari RT 03 RW 23 Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah ini ternyata tidak sia sia. Rasa penasaran bocah yang baru berusia tujuh tahun ini terbukti. Atin yang siang itu bermain disekitar rumah, melihat kaki berukuran kecil tergeletak di selokan. Merasa aneh dengan benda tersebut, Atin kemudian memberitahu kakaknya Beni (14).

Beni yang saat itu sedang mencuci baju, awalnya tidak menghiraukan rengekan adiknya. Karena penasaran, Beni kemudian mengecek selokan. Ternyata benar, sesosok jasad bayi tergeletak di selokan samping kiri rumahnya. Beni kemudian mengangkat jasad bayi berukuran kecil tersebut dan melaporkan ke warga sekitar. Seketika suasana di lokasi penemuan bayi ramai oleh warga. Beberapa warga kemudian melapor ke kantor Kepolisan Sektor Cilacap Tengah.

Baca juga  Kecelakaan Beruntun di Karangpucung Cilacap, Polisi Lakukan Pengusutan

Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto Sik melalui Kapolsek Cilacap Tengah AKP Acheng Rohman menjelaskan, sesaat setelah menerima laporan, anggota Polsek Cilacap tengah bersama tim medis dari RSUD Cilacap menuju lokasi. Unit Indonesia Automatic Fingerprint System (Inafis) Polres Cilacap juga tiba di lokasi untuk membantu melakukan olah TKP.

“Kejadian Kamis (3/8/2017) siang sekitar pukul 14.30 WIB. Bayi tersebut diperkirakan berumur 4 bulan di dalam kandungan. Meski bentuk fisik hampir sempurna, tetapi belum bisa dipastikan jenis kelamin. Panjang jasad bayi sekitar 10 sentimeter. Melihat kondisi pembusukan, diperkirakan bayi tersebut telah dibuah lebih dari 24 jam,” jelasnya.

Baca juga  Ditinggal Nonton TV Usai Goreng Pisang, Rumah di Adipala Nyaris Ludes Terbakar

Lebi lanjut dijelaskan, berdasarkan keterangan dokter RSUD Cilacap yang saat itu berada di TKP, diperkirakan tidak ada paksaan saat proses bayi tersebut keluar dari rahim. Hal itu terlihat dari kondisi fisik yang tidak ditemukan luka maupun cacat.

“Menurut keterangan dokter, bayi tersebut keluar dari jalan lahir bisa karena keguguran. Ataupun si Ibu sebelumnya meminum obat tertentu untuk merangsang bayi tersebut keluar dari rahimnya,” ungkapnya.

Dari penemuan tersebut, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Para saksi dari warga sekitar telah diperiksa, namun saat ini belum ada titik terang siapa yang membuang bayi tersebut ke selokan.

Baca juga  Dua Hari Diguyur Hujan, Ratusan Rumah dan Puluhan Hektar Tanaman Padi di Wanareja Cilacap Terendam Banjir

“Masih diselidiki dan juga didalami, apakah warga sekitar yang membuang ataupan orang yang lewat, belum bisa disimpulkan,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini