Kamis, 29 September 2022

Waspada! Jalur Kramat-Sirau Terdapat 11 Titik Longsor 

Intensitas hujan yang tinggi dan disertai angin kencang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut mengancam terjadinya bencana. Sabtu (01/01/2021), bencana tanah bergerak dan angin ribut memorakporandakan wilayah Kecamatan Karangmoncol dan Karanjambu.


Purbalingga, serayunews.com

Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Mochammad Umar Fauzi menyampaikan, peristiwa di dua lokasi itu terjadi pada Sabtu sore. Saat itu di wilayah tersebut diguyur hujan yang disertai angin kencang.

“Iya, kemarin terjadi di Sirau Karangmoncol, Kecamatan Kertanegara, dan Kecamatan Karangjambu itu kemarin,” kata Umar Fauzi, Minggu (02/01/2021).

Longsor yang terjadi di Sirau Karangmoncol terjadi di beberapa titik. Akibatnya sejumlah ruas jalan lumpuh, karena tertimbun material longsor. Listrik juga sempat padam karena ada aliran listrik yang tertimpa pohon. Sedangkan di wilayah Desa Adiarsa, Kertanegara, mengakibatkan jembatan Sungai Kuning putus.

“Di Wilayah Siregol longsor mengancam 6 rumah, sedangkan di Desa Jingkang Karangjambu ada dua rumah terdampak,” katanya.

Lokasi longsor di Sirau mengakibatkan akses penghubung Kramat-Sirau lumpuh. Sebab ada 11 titik longsor sepanjang jalan tersebut. Sebagian titik telah dibersihkan material longsornya. Pembersihan masih dilanjut hari ini. Namun ada sedikit kendala yang dialami, yakni evakuasi pohon aren yang melintang di jalan.

“Diperlukan cainshaw untuk memotong batang pohon aren dan pohon kelapa yang melintang di jalan, serta alat berat untuk membersihkan material longsor lainnya,” katanya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini