
SERAYUNEWS – Ibadah haji memiliki sejumlah rangkaian penting yang harus dijalankan oleh setiap jemaah. Salah satu yang paling krusial adalah wukuf di Arafah.
Banyak umat Islam mulai mencari tahu, wukuf di Arafah tahun 2026 jatuh pada tanggal berapa?
Pertanyaan ini penting, terutama bagi calon jemaah haji maupun umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah Arafah.
Berdasarkan informasi terbaru, pelaksanaan wukuf di Arafah pada tahun 2026 diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.
Namun, perlu Anda pahami bahwa tanggal ini masih bersifat prediksi dan menunggu penetapan resmi dari pemerintah Arab Saudi.
Dalam rangkaian ibadah haji, wukuf di Arafah bukan sekadar ritual biasa. Ini adalah inti dari ibadah haji yang menentukan sah atau tidaknya haji seseorang.
Merujuk pada Buku Manasik Haji 2026 terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI, secara bahasa wukuf berarti berhenti.
Sementara secara istilah, wukuf adalah berdiam diri di Padang Arafah dalam keadaan ihram, meskipun hanya sejenak, dalam rentang waktu tertentu.
Waktu pelaksanaan wukuf dimulai sejak tergelincirnya matahari pada 9 Zulhijah hingga terbit fajar pada 10 Zulhijah.
Lokasinya berada di Padang Arafah, tempat yang menjadi saksi jutaan jemaah haji berkumpul setiap tahunnya.
Keutamaan wukuf ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW berikut:
“الْحَقُّ عَرَفَة فَمَنْ جَاءَ لَيْلَةَ جَمْعٍ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ (رواه الترميذى)”
Artinya: “Haji itu hadir di Arafah. Barangsiapa yang datang pada malam hari jam’in (10 Zulhijah sebelum terbit fajar) maka sesungguhnya ia masih mendapatkan haji.” (HR At-Tirmidzi)
Hadits ini menegaskan bahwa wukuf adalah puncak ibadah haji yang tidak bisa digantikan dengan denda (dam).
Berdasarkan rencana jadwal dari Kementerian Haji dan Umrah RI, pelaksanaan wukuf di Arafah tahun 2026 diperkirakan sebagai berikut:
Jemaah haji biasanya diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah sehari sebelum wukuf.
Perjalanan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah haji yang dikenal dengan fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Meski demikian, keputusan resmi tetap berada di tangan pemerintah Arab Saudi. Penetapan tanggal biasanya diumumkan setelah rukyatul hilal menjelang awal bulan Zulhijah.
Selain wukuf, ada beberapa hari penting lain yang berkaitan erat dengan ibadah haji dan amalan sunnah umat Islam. Hari-hari ini juga banyak dinantikan karena memiliki keutamaan besar.
Berikut perkiraan jadwalnya:
Tanggal-tanggal tersebut mengacu pada kalender Hijriah versi Kementerian Agama Republik Indonesia, namun tetap menunggu hasil sidang isbat untuk penetapan resminya.
Bagi Anda yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, tetap bisa meraih keutamaan di hari-hari tersebut dengan menjalankan puasa sunnah.
Berikut bacaan niatnya:
1. Niat Puasa Tarwiyah
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta‘ala
Artinya: “Aku berniat menjalankan puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala”
2. Niat Puasa Arafah
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku berniat menjalankan puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala”
Puasa Arafah sendiri dikenal memiliki keutamaan besar, yakni menghapus dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
Wukuf bukan hanya sekadar berkumpul di Arafah. Di momen ini, jemaah haji memperbanyak doa, zikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Suasana spiritual yang sangat kuat membuat wukuf menjadi momen refleksi diri yang mendalam.
Selain itu, wukuf juga mencerminkan kesetaraan umat manusia di hadapan Allah.
Semua jemaah mengenakan pakaian ihram yang sederhana tanpa membedakan status sosial, jabatan, atau latar belakang.
Bagi Anda yang belum berkesempatan berhaji, memahami makna wukuf bisa menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari.****