
SERAYUNEWS– Sekitar 10 ribu penumpang yang keluar masuk Stasiun Purwokerto setiap hari kini mendapatkan kemudahan akses transportasi lanjutan.
Kehadiran layanan Trans Banyumas yang terintegrasi langsung di area stasiun menjadi solusi konektivitas yang selama ini dinantikan.
Integrasi ini diresmikan pada Jumat (27/3/2026) oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto dan PT Banyumas Raya Transportasi.
Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, menyebutkan volume penumpang di stasiun tersebut cukup tinggi.
“Dengan adanya integrasi ini, mobilitas penumpang akan semakin mudah karena langsung terhubung dengan transportasi lanjutan,” ujarnya.
Trans Banyumas kini melayani penumpang langsung melalui pintu barat stasiun. Penumpang tidak perlu lagi mencari angkutan lanjutan di luar area, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan efisien.
Layanan yang terintegrasi meliputi:
Dengan waktu tunggu sekitar 15–20 menit, layanan ini dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas penumpang harian secara optimal.
Integrasi ini tidak hanya bermanfaat pada hari biasa, tetapi juga saat periode padat seperti Lebaran. Jumlah penumpang di Stasiun Purwokerto bahkan dapat mencapai 20 ribu orang per hari.
Kehadiran Trans Banyumas di dalam area stasiun membantu mengurai kepadatan serta memperlancar distribusi penumpang ke berbagai wilayah di Banyumas dan sekitarnya.
Trans Banyumas menawarkan tarif yang terjangkau, yakni Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 untuk tarif khusus seperti pelajar, mahasiswa, lansia, dan penyandang disabilitas.
Pembayaran dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu elektronik maupun QRIS, sehingga transaksi menjadi lebih cepat dan praktis.
Selain itu, pengguna dapat memantau rute dan posisi bus secara real-time melalui aplikasi Mitra Darat.
Dengan integrasi ini, ribuan penumpang yang setiap hari memadati Stasiun Purwokerto kini memiliki akses transportasi lanjutan yang lebih mudah, nyaman, dan terpusat dalam satu titik.
Di sisi lain, akses melalui pintu barat tetap mengakomodasi penjemputan ojek online maupun kendaraan pribadi, sehingga fleksibilitas mobilitas tetap terjaga.