
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS — Sebanyak 282 atlet pelajar Kabupaten Banjarnegara resmi dikukuhkan dan dilepas untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kontingen yang terdiri dari atlet jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK/MA itu membawa target puluhan medali sekaligus menembus posisi 10 besar.
Pelepasan kontingen menjadi momentum untuk membangun semangat para atlet muda sebelum menghadapi persaingan dengan atlet pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Para atlet akan bertanding dalam 20 cabang olahraga (cabor) dengan dukungan 56 pelatih.
Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengatakan Popda menjadi wadah penting bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di bidang olahraga.
Ia meminta para atlet tidak sekadar mengikuti pertandingan, tetapi berjuang memberikan performa terbaik dan membawa pulang medali untuk Banjarnegara.
“Ini satu ajang untuk memberikan performa terbaik untuk Banjarnegara dan tentunya bisa menjadi juara. Ini menjadi wadah bagi atlet-atlet muda Banjarnegara,” ujar Amalia.
Menurutnya, keikutsertaan Banjarnegara dalam Popda juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda berprestasi. Ajang tersebut memberikan pengalaman kompetitif kepada atlet sejak usia pelajar.
“Targetnya kita harapkan dapat 73 medali. Ini menjadi wadah bagi siswa dalam meraih prestasi di bidang olahraga,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo mengatakan kontingen Banjarnegara akan mengikuti 20 cabor.
Kontingen tersebut berjumlah 282 atlet yang didampingi 56 pelatih. Mereka akan bersaing dengan atlet pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
“Kita mengikuti 20 cabor dengan 282 atlet dan 56 pelatih. Target kita meraih 72 medali. Semuanya tetap semangat dan memberikan yang terbaik,” kata Yusuf.
Terdapat perbedaan target medali yang disampaikan Bupati Banjarnegara dan Dindikpora, masing-masing 73 dan 72 medali. Namun, keduanya sama-sama menekankan pentingnya perjuangan maksimal para atlet selama pertandingan.
Dukungan juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarnegara. Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong berharap kontingen daerahnya mampu memperbaiki prestasi dan menembus posisi 10 besar Popda Jawa Tengah.
Menurutnya, para atlet yang berangkat merupakan bagian dari proses pembinaan atlet muda yang telah berlangsung melalui berbagai kegiatan olahraga, termasuk ekstrakurikuler di sekolah.
“Harapan di Popda Jateng ini, Banjarnegara bisa masuk 10 besar,” ujar Nurohman Ahong.
Target tersebut menjadi tantangan bagi kontingen Banjarnegara untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga pelajar yang telah dilakukan selama ini.
Nurohman menilai Popda tidak hanya menjadi arena perebutan medali. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan regenerasi atlet Banjarnegara.
Para atlet pelajar yang tampil di Popda diharapkan terus berkembang sehingga nantinya dapat memperkuat Banjarnegara pada kompetisi olahraga di jenjang yang lebih tinggi.
“Ini atlet-atlet remaja yang sudah dipersiapkan oleh pelatih melalui kegiatan ekstrakurikuler. Ke depannya, atlet ini akan menjadi atlet Banjarnegara untuk meraih prestasi pada jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Dukungan pemerintah daerah, pelatih, sekolah, orang tua, dan insan olahraga menjadi modal penting bagi kontingen Banjarnegara. Para atlet kini dituntut menjaga semangat dan fokus menghadapi setiap pertandingan.
Sebanyak 282 atlet muda tersebut tidak hanya membawa target medali. Mereka juga membawa nama Banjarnegara untuk bersaing dan mengukir prestasi di tingkat Jawa Tengah.