
SERAYUNEWS – Langkah nyata penguatan ekonomi perdesaan di Kabupaten Banyumas resmi dimulai. Sebanyak 30 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menerima bantuan kendaraan operasional berupa mobil pikap Mahindra 4×4.
Armada ini diproyeksikan untuk mengakselerasi distribusi hasil tani, produk UMKM, serta pemenuhan logistik masyarakat di wilayah pelosok.
Seremonial pelepasan armada dilakukan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Lukman Hakim, bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di halaman Makadim 0701/Banyumas, Rabu (6/5/2026).
Danrem menjelaskan bahwa penyaluran 30 unit mobil asal India tersebut merupakan tahap awal dari program distribusi yang akan terus berlanjut.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini (Rabu, red) kita mendistribusikan kendaraan pikap jenis Mahindra ke beberapa titik operasional. Saat ini baru sekitar 30 unit yang kita distribusikan dan ke depan akan terus bertambah,” katanya.
Pemilihan tipe penggerak empat roda (4×4) bukan tanpa alasan. Spesifikasi ini dinilai paling mumpuni untuk menembus medan sulit di pedesaan, sehingga tidak ada lagi hambatan bagi koperasi untuk menjangkau masyarakat.
“Harapannya nanti di desa bisa masuk sampai ke pelosok-pelosok, untuk mengambil hasil-hasil pertanian yang akan dijual ataupun distribusi produk-produk yang dijual di Koperasi Merah Putih,” katanya.
Selain kesiapan armada, progres infrastruktur KDMP di Banyumas juga menunjukkan tren positif. Dari total 167 unit yang sedang berproses, sebanyak 74 bangunan telah mencapai rampung 100 persen.
“Sampai hari ini di Banyumas sudah 74 yang selesai 100 persen,” kata Danrem.
Titik-titik yang telah siap ini dijadwalkan akan melaksanakan soft launching secara serentak di tingkat nasional pada 16 Mei 2026 mendatang.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten terhadap proyek strategis nasional ini. Mengingat ada sekitar 335 KDMP yang tersebar di 331 desa dan kelurahan, Sadewo menekankan pentingnya manajemen yang solid.
“Saya yakin kalau dikelola dengan profesional, apalagi ada koordinator yang nanti mengawasi, koperasi ini bisa berjalan dan berkembang,” katanya.
Meskipun masih menghadapi tantangan ketersediaan lahan di beberapa titik, Bupati optimistis kendala tersebut segera teratasi demi kelancaran program.
Dukungan ini disambut hangat oleh para praktisi di lapangan. Kepala Desa Kaliori, Dino Sudjanto, mengungkapkan bahwa armada ini merupakan suntikan energi bagi pelayanan koperasi di tingkat akar rumput.
“Kami merasa senang, mudah-mudahan unit-unit yang sudah kami terima benar-benar bermanfaat, terutama untuk operasional KDMP dan masyarakat,” katanya.
Desa Kaliori sendiri menjadi salah satu percontohan kesiapan, di mana bangunan koperasi telah berdiri sempurna dan siap beroperasi penuh untuk mendukung sektor pertanian serta UMKM lokal.