
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik dan teknik.
Kontingen Kabupaten Banyumas juga memperkuat mental, karakter, disiplin, moral, dan etika para atlet serta pelatih.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas menggelar Character Building bagi calon kontingen di Batalyon Infanteri 405/SK Wangon, Sabtu-Minggu (8-9/8/2026).
Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti 368 atlet dan pelatih dan dibuka Ketua Umum KONI Banyumas, Arie Suprapto.
Character Building dirancang bukan sekadar sebagai latihan kedisiplinan dengan pendekatan militer.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan mental sebelum atlet memasuki persiapan lebih intensif menghadapi Porprov Jateng yang akan berlangsung pada Oktober 2026.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi mengenai karakter, kedisiplinan, kebersamaan, penguatan mental, serta aktivitas fisik.
KONI Banyumas menilai kemampuan teknis dan fisik saja belum cukup untuk membawa atlet meraih prestasi.
Atlet yang mewakili daerah juga harus mampu menghadapi tekanan pertandingan, persaingan, kemenangan, maupun kekalahan dengan sikap yang baik.
Ketua Umum KONI Banyumas, Arie Suprapto, menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemampuan fisik, teknik, mental, moral, dan etika.
“Harapannya menjadikan atlet Porprov Banyumas yang mempunyai karakter, di samping mempunyai fisik dan teknik yang hebat,” kata Arie.
Menurutnya, karakter yang kuat harus berjalan beriringan dengan moral dan etika.
“Setelah mengikuti selama dua hari Character Building, diharapkan juga mempunyai moral dan etika yang kuat. Ini yang terpenting,” ujarnya.
KONI Banyumas tidak menjadikan Character Building sebagai tahap akhir pembinaan. Setelah kegiatan tersebut, para atlet dan pelatih akan memasuki tahap pematangan melalui Training Center (TC) selama 21 hari.
Sementara itu, pengukuhan kontingen yang sebelumnya direncanakan bersamaan dengan penutupan Character Building akan digeser ke awal Oktober dan dilaksanakan beriringan dengan agenda TC.
Jumlah kontingen Banyumas sendiri mencapai lebih dari 500 orang. Karena itu, kesinambungan pembinaan dari Character Building menuju TC dinilai penting agar seluruh anggota kontingen memiliki kesiapan yang sama.
“Harapannya semua pelatih, semua atlet tentu bisa mengikuti dengan tertib. Seperti halnya rasa tertib, rasa disiplin,” kata Arie.
Pendekatan militer dalam Character Building diarahkan untuk membangun kepribadian dan kedisiplinan peserta, bukan sekadar memberikan tekanan fisik.
Perwakilan pelatih Yonif 405/SK, Kapten Inf. Latif Prasetyo, meminta seluruh peserta menerapkan nilai yang diperoleh selama kegiatan dalam latihan maupun saat bertanding.
“Apa yang telah didapat di sini hendaknya nanti dibawa dan diimplementasikan pada saat rekan-rekan berjuang untuk mengharumkan nama Kabupaten Banyumas,” kata dia.
Menurutnya, ketegasan yang diterapkan selama pelatihan memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta.
“Tujuannya adalah membentuk rekan-rekan sekalian, baik bagi para atlet maupun pelatih, agar mempunyai kepribadian,” katanya.
Melalui Character Building, KONI Banyumas ingin memastikan para atlet yang berlaga di Porprov Jateng 2026 tidak hanya memiliki kemampuan bertanding, tetapi juga karakter yang mampu menjaga nama baik daerah.
Mental yang kuat, disiplin, moral, dan etika diharapkan menjadi modal tambahan ketika atlet menghadapi persaingan ketat di arena pertandingan.
Arie berharap nilai yang diperoleh selama pembinaan dapat terus diterapkan hingga hari pertandingan.
“Harapannya apa yang disampaikan oleh instruktur menjadi spirit untuk menghadapi Porprov Oktober yang akan datang,” katanya.
Dengan Character Building sebagai fondasi dan Training Center sebagai tahap pematangan, kontingen Banyumas kini mulai mempersiapkan diri menghadapi Porprov Jateng XVII 2026 dengan target tampil lebih tangguh, disiplin, dan siap menghadapi tekanan kompetisi.