
SERAYUNEWS – Suasana di dalam rumah akan terasa lebih tenang ketika disertai wewangian alami yang menenangkan. Keberadaan tanaman hias beraroma harum tidak hanya memperindah ruangan, tetapi juga berfungsi menyegarkan udara di dalam rumah.
Selain memberikan nuansa segar, beberapa jenis tanaman hias juga dikenal mampu membantu menyaring polutan ringan di udara sehingga berkontribusi terhadap kesehatan penghuni rumah.
Berbeda dengan bunga potong yang cepat layu, tanaman hias beraroma memiliki keunggulan karena dapat bertahan lebih lama, terus berbunga, dan menghasilkan aroma alami secara berkelanjutan jika dirawat dengan baik.
Berikut ini enam tanaman hias yang cocok dijadikan pengharum alami di dalam rumah.
Melati terkenal dengan aromanya yang lembut dan menenangkan. Tanaman ini sering dikaitkan dengan efek relaksasi dan suasana damai.
Untuk penempatan di dalam ruangan, melati sebaiknya diletakkan di area yang mendapat cahaya terang tidak langsung.
Berdasarkan informasi dari Hanfei Niu dari NiuPlants, melati sebaiknya disiram hanya ketika media tanamnya sudah mulai kering agar akar tidak membusuk dan tanaman tetap tumbuh sehat.
Lavender merupakan salah satu tanaman hias beraroma paling populer di dunia. Bunga berwarna ungu ini mengeluarkan wangi lembut yang dikenal mampu membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Aroma lavender sering digunakan dalam aromaterapi karena efeknya yang menenangkan sistem saraf.
Untuk perawatan, lavender membutuhkan sirkulasi udara yang baik serta cahaya matahari tidak langsung dalam intensitas cukup.
Gardenia adalah tanaman hias berbunga putih yang memancarkan aroma manis dan elegan. Selain wanginya yang khas, gardenia juga memiliki daun hijau tua mengilap yang menambah nilai estetika ruangan.
Tanaman ini tumbuh optimal di tempat dengan kelembapan cukup tinggi dan cahaya terang tidak langsung.Gardenia cocok diletakkan di ruang tamu atau kamar tidur untuk menciptakan kesan bersih dan mewah.

Tidak semua anggrek memiliki aroma, tetapi Cattleya dikenal menghasilkan wangi manis yang menyerupai aroma jeruk saat bunganya mekar.
Penyiraman dapat dilakukan setiap 7–10 hari, tergantung kondisi media tanam. Untuk pertumbuhan maksimal, Cattleya sebaiknya ditempatkan di area bercahaya terang namun terlindung dari sinar matahari langsung.
Hoya lacunosa merupakan tanaman yang mudah dirawat dengan bunga kecil beraroma lembut. Tanaman ini cocok untuk ruangan berukuran kecil hingga sedang, baik digantung maupun diletakkan di rak.
Penyiraman dilakukan saat media tanam mulai mengering. Pastikan pot memiliki drainase baik agar tidak terjadi genangan air yang dapat merusak akar.
Bagi pencinta aroma segar ala spa, eukaliptus bisa menjadi pilihan. Daunnya mengeluarkan wangi khas yang terasa menyegarkan saat disentuh atau ketika terkena udara hangat.
Eukaliptus membutuhkan cahaya yang cukup dan sirkulasi udara yang baik. Selain sebagai tanaman hias, aroma eukaliptus juga dikenal membantu melegakan pernapasan.
Dengan menempatkan tanaman-tanaman beraroma tersebut di dalam rumah, kamu dapat menciptakan suasana yang lebih segar, harum, dan menenangkan secara alami.
Selain mempercantik interior, tanaman hias ini juga membantu meningkatkan kualitas udara tanpa perlu mengandalkan pewangi sintetis.