Jumat, 24 September 2021

Am, Mantan Sinden yang Sempat Dipasung dan Terganggu Jiwanya, Dapat Penanganan dari Bupati Banjarnegara

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat mebgunjungi AM (45). (Maul)

Saat didatangi rombongan bupati, Ny Am (45) penyandang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), wajahnya datar dan tatapan kosong.


Banjarnegara, serayunews.com

Ny Am yang tinggal di RT 04 RW 02 ini didatangi Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono pada Jumat (13/8/2021). Dengan sentuhan kemanusiaannya, Bupati Budhi mengulurkan minuman. Dia mengajak perempuan itu untuk beristighfar dan selawat, namun tetap saja ditampik olehnya.

Bibirnya terus saja meracau, menyebut nama beberapa dalang kondang dan sinden-sinden yang merupakan teman-temannya pada beberapa tahun lalu.

Menurut Bupati, Ny Am dulunya seorang sinden yang cukup punya nama. Dia terkenal dengan suaranya yang merdu dan khas, sebelum mengalami sakit, dia kerap mengisi pentas-pentas wayang dengan dalang-dalang kondang di Banjarnegara.

Pada perjalanannya, beberapa masalah menghinggapi hingga menyebabkan jiwanya tergoncang, sebutan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) harus disandangnya. Kepada pihak keluarga, Budhi mengatakan, maksud kedatangannya adalah untuk membantu Ny Am yang sempat dipasung keluarga selama dua bulan di rumah orang tuanya.

“Mohon izin, putri Njenengan saya bawa untuk saya obati. Semoga pulang nanti sudah sehat. Kami mendapat laporan dari masyarakat, maka hari ini saya menjemput Si Mba, semoga Pemkab Banjarnegara nanti bisa melayani dengan baik,” katanya sembari memberikan bantuan semabako yang diterima langsung oleh Sajuri (83 th), ayahanda Ny Am.
Budhi Sarwono yang didampingi Plt Kepala Dinsos dan Forkompimca Kecamatan Mandiraja mengaku sudah berkoordinasi untuk membawa Ny Am ke Banyumas, dan setelah pulih akan dirawat di panti sosial Pamardi Raharjo Pucang.

“Hari ini Jumat tanggal 13 Agustus, saya bersama teman-teman dari Dinsos, Forkompinca, Pak Camat, Pak Danramil, Pak Kapolsek hadir. Kami pemerintah hadir untuk rakyat. Kita manunggal untuk rakyat. Kami bawa Ny Am semoga pulang sudah kembali menjadi warga negara yang baik,” katanya.

Saat mau berangkat, Ny Am bergeming. Setelah dibujuk bahwa tujuannya adalah ke pentas wayang dan teman-temannya sudah menunggu, barulah Ny Am mau.

“Nyanyine bagus, harus minum susu. Nanti nyinden dengan saya. Ayo diminum dulu, Nanti saya panggilkan teman-temanmu, sudah menunggu di sana. Kau sudah ditunggu, ayo berangkat,” katanya.

Sajuri, ayah Ny Am, menyambut dengan suka cita kehadiran bupatinya. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemkab khususnya Dinas Sosial, Kecamatan, Polsek, Danramil Mandiraja, TKSK dan desa setempat. Dia menyebut, memasung anaknya bukan karena tak mengasihinya, justru karena kasih sayangnya yang begitu besar, sembari menunggu bantuan dari pemerintah.

“Alhamdulillah, minta tolong anak kami semoga bisa pulih seperti sedia kala. Terima kasih bapak bupati dan semua jajarannya,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini