
SERAYUNEWS–Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga kembali menghadirkan program sosial Balik Ngode Jakarta Gratis pada tahun 1447 H/2026 M, setelah sukses menggelar program ini di tahun 2025 lalu. Program ini disiapkan untuk membantu masyarakat Purbalingga yang akan kembali merantau ke Jakarta setelah momentum Ramadan dan Idulfitri.
Pada pelaksanaannya tahun ini, panitia menyiapkan kuota 150 peserta yang akan diberangkatkan menggunakan bus menuju Jakarta. Keberangkatan dijadwalkan pada Minggu 29 Maret 2026 pukul 07.00 WIB dari halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga dengan tujuan akhir Terminal Pulo Gebang, Jakarta.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga Purbalingga yang bekerja di perantauan.
“Program Balik Ngode Jakarta Gratis ini adalah wujud ikhtiar kami untuk membantu masyarakat, terutama yang membutuhkan, agar dapat kembali ke tempat kerja dengan aman dan nyaman. Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan bersama dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Zahid, Kamis (26/3/2026)
Ia juga mengajak berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menghadirkan program-program kemaslahatan bagi masyarakat.
Adapun syarat bagi calon peserta antara lain warga Purbalingga yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga, mengisi surat pernyataan tidak mampu melalui formulir yang telah disediakan, serta berada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Pendaftaran telah dilakukan secara online melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia dan dibuka mulai 18 Maret hingga 19 Maret 2026 pukul 24.00 WIB atau hingga kuota terpenuhi. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi diwajibkan hadir dan berkumpul di Kantor Kemenag Purbalingga, Jl. DI Panjaitan No. 115 A, sebelum keberangkatan.
Untuk kenyamanan perjalanan, panitia menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, di antaranya bus ber-AC yang representatif, tempat duduk yang nyaman, snack, makan satu kali, serta kaos dari Kemenag.
Melalui program ini, Kemenag Purbalingga berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi kembali ke perantauan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.