Sabtu, 3 Desember 2022

Banjir karena Luapan Sungai Klawing Meluas ke Pemukiman

 

Luapan banjir sudah mulai merendam wilayah Dusun Kedungmalung, Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon.

Hingga Sabtu (12/12/2020) malam hari, hujan masih mengguyur wilayah Kabupaten Purbalingga. Hal itu menyebabkan kenaikan debit air belum mengalami penurunan. Bahkan, sejulah lokasi luapan Sungai Klawing sudah masuk ke pemukiman.


Purbalingga, Serayunews.com

Warga Purbalingga, Bagus, mengatakan bahwa di daerah Desa Cilapar, air sudah mulai masih area pemukiman. Hal itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sedangkan kondisi masih turun gerimis sampai saat ini.

“Cilapar sudah agak meluap, sejak sore sekitar setengah enam,” katanya.

Selang beberapa waktu, luapan air sudah sampai di Desa Jetis. Bahkan air sudah merendan rumah warga. Kedalaman air sekitar 30-40 cm. Pengalaman dari banjir sebelumnya, warga pun sudah mulai membereskan barang-barang.

Baca Juga : Aliran Sungai Klawing Meluap, Banjir Terjadi di Ruas Jalan Kaligondang

“Air sudah sampai halaman rumah warga. Di perumahan Edelwes dan di Dusun Kedung Maling,” kata Endri, warga Jetis Dusun 1, Endri, Sabtu (12/12/2020) malam.

Endri menjelaskan, meski air baru setinggi lutut namun hujan sampai saat ini belum reda. Warga khawatir luapan air akan terus bertambah.

“Air sudah setinggi lutut, namun hujan belum reda. Saat ini warga berjaga-jaga, jika air bertambah tinggi warga akan mengungsi di tempat aman. Kami takutkan banjir kemarin terulang kembali. Sekarang kondisinya hampir sama. Debit air semakin tinggi,” kata dia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini