Sabtu, 2 Juli 2022

Baru Keluar Nusakambangan, Residivis Berulah Lagi

 

CILACAP,SERAYUNEWS-Jeruji besi sel Lapas di pulau Nusakambangan ternyata tidak membuat kapok pemuda yang satu ini. Saeful (24) warga Jalan Wisata Payau Kelurahan Kelurahan Tritih Kulon Kecamatan Cilacap Utara, kembali mengulang aksi kejahatannya. Padahal, Ia baru saja bebas pada September 2016 lalu setelah menjalani hukuman selama empat setengah tahun di Lapas Nusakambangan dengan kasus pencurian.

Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Agus Supriadi SIK mengatakan, penangkapan terhadap peluku merupakan tindak lanjut laporan dari Saliman (36), warga jalan Gerilya No 11 Rt 01 Rw 01 Desa Pesanggrahan Kecamatan Kesugihan. Dalam laporan tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda mtoro Honda Supra X 125 tahun 2010 dan satu unit Laptop Merk Acer warna abu abu.

Baca juga  Maling Cabai di Kutasari Purbalingga Sudah Diintai Warga, Begini Kronologinya

“Kejadian berawal ketika pelaku sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa lalu datang ke bengkel milik korban di Cantelan Slarang Desa Slarang Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap dengan alasan mau perbaiki sepeda motor,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (14/12) siang.

Dijelaskannya, karena bengkel korban tidak punya onderdil yang dibutuhkan, maka pelaku mengajak korban ke bengkel di daerah Kroya dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra x 125 nomor Polisi R 2878 BA tahun 2010 milik korban.

“Karena bengkel yang dituju sudah tutup kemudian pelaku pinjam motor korban dengan alasan mau jemput pemilik bengkel, namun itu cuma akal akalan pelaku saja untuk membawa kabur sepeda motor korban,” ungkapnya.

Baca juga  Kasus Bapak Cabuli Anak Tiri di Banjarnegara, Masih Diperiksa Kejaksaan

Tidak sampai disitu, kata dia, pelaku yang kabur membawa sepeda motor korban, ternyata kembali ke bengkel korban dan berhasil membawa sebuah laptop dengan cara membuka bengkel dengan kunci yang menempel bersama kunci kontak sepeda motor.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan barang bukti berupa sepeda motor dan laptop disita sebagai barang bukti.(adi)

Berita Terkait

Berita Terkini