
SERAYUNEWS – Basarnas Semarang bersama puluhan sukarelawan melanjutkan pencarian seorang pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak Jumat (27/12).
Staf Basarnas Semarang Handika Hengki, Rabu (7/1/2025), menyampaikan bahwa awalnya terdapat sekitar 120 orang yang ingin terlibat dalam operasi pencarian.
Namun, setelah mempertimbangkan faktor keselamatan dan efektivitas, jumlah personel dipangkas menjadi 70 orang yang dibagi ke dalam empat tim pencarian.
“Ya, saat ini, kami bersama sukarelawan melanjutkan pencarian yang dimulai dari basecamp (titik kumpul) pada Selasa (6/1/2025) pukul 07.00 WIB. Saat ini diperkirakan tim pencari dan penyelamat ini sudah sampai di pos pertama jalur pendakian,” katanya.
Handika menjelaskan bahwa pengurangan jumlah personel dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai risiko di medan pendakian.
Basarnas hanya melibatkan personel dan sukarelawan yang memiliki kualifikasi serta spesifikasi teknis yang memadai.
Meski demikian, Basarnas mengizinkan orang tua korban, Dhani, untuk ikut serta dalam pencarian.
“Dengan kondisi cuaca cerah Cuma hari ini keluarga bersama tiga tim ikut naik untuk menyisir di pos tiga dan pos lima ke bawah sedangkan lainnya melakukan penyapuan ke lokasi puncak aliran air batas vegetasi yang berada di batas jalur Baturaden, Banyumas,” katanya.
Berdasarkan keterangan saksi Himawan, rekan pendakian korban, keduanya sempat berada di puncak aliran air batas vegetasi sebelum Syafiq dilaporkan terpisah.
“Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” katanya.
Handika menambahkan bahwa sekitar 62 personel telah diperkirakan melewati pos satu. Operasi pencarian lanjutan direncanakan berlangsung selama dua hari dan akan dihentikan pada Rabu (7/1).
“Pencarian dilakukan hingga hari ini. Semoga korban dapat segera ditemukan dengan selamat,” katanya.
Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Saat kejadian, Syafiq mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya memulai pendakian pada Jumat (27/12).
Himawan berhasil ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12/2025), sedangkan Syafiq hingga kini masih dalam proses pencarian.