
SERAYUNEWS – Minggu pagi di Indonesia selama puluhan tahun selalu identik dengan suara baling-baling bambu dan petualangan bocah berbaju kuning bersama robot kucing dari masa depan.
Namun, belakangan ini, kegelisahan melanda para penggemar animasi saat menatap layar kaca. Pertanyaan “Apakah Doraemon sudah tidak tayang di RCTI?” membanjiri lini masa media sosial.
Bagi banyak orang, Doraemon bukan sekadar tontonan, melainkan teman masa kecil yang tumbuh bersama lintas generasi.
Kini, sebuah jawaban pasti telah muncul dan menandai babak baru dalam dunia penyiaran nasional.
Berdasarkan pantauan jadwal resmi dan informasi dari akun media sosial RCTI, serial animasi Doraemon resmi berhenti ditayangkan terhitung sejak tanggal 29 Desember 2025.
Pada jadwal siaran periode awal Januari 2026, nama serial legendaris ini sudah tidak lagi menghiasi daftar program.
Hal ini menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar perubahan jam tayang atau jeda musim, melainkan penghentian penayangan secara final di stasiun televisi tersebut.
Perjalanan Doraemon di RCTI adalah sebuah rekor panjang yang sulit dipatahkan. Memulai debutnya di stasiun ini pada tahun 1990 (setelah sempat mampir sejenak di TVRI), Doraemon secara konsisten mengisi slot hari Minggu.
Selama 35 tahun, kisah persahabatan Nobita, Shizuka, Gian, dan Suneo telah melewati berbagai perubahan zaman, mulai dari era televisi tabung hingga kualitas High Definition (HD), tanpa pernah kehilangan daya tariknya bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Berhentinya tayangan ini menciptakan rasa kehilangan yang mendalam karena faktor rutinitas kolektif.
Selama tiga dekade lebih, Doraemon menjadi “alarm” keluarga Indonesia untuk berkumpul di depan televisi pada hari libur.
Cerita yang sederhana namun penuh imajinasi tentang alat-alat ajaib dari kantong ajaib telah mendarah daging dalam ingatan kolektif masyarakat.
Kehilangannya dari jadwal reguler seolah menghilangkan satu kepingan penting dari tradisi akhir pekan di Indonesia.
Meskipun sudah tidak lagi menjadi bagian dari program reguler RCTI, bukan berarti Doraemon menghilang sepenuhnya dari Indonesia.
Berakhirnya kontrak hak siar di televisi terestrial seringkali membuka peluang bagi platform streaming digital atau kemungkinan pindahnya hak siar ke grup media lain di masa depan.
Namun, hingga saat ini, fakta yang ada memastikan bahwa layar RCTI kini sudah tidak lagi menampilkan petualangan Nobita dkk.***