
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS — Pemerintah Kabupaten Banjarnegara resmi mencanangkan Bulan Dana PMI 2026 sebagai upaya memperkuat dukungan masyarakat terhadap berbagai kegiatan kemanusiaan. Tahun ini, penggalangan dana ditargetkan mencapai Rp1,778 miliar.
Pencanangan sekaligus sosialisasi Bulan Dana PMI Banjarnegara 2026 digelar di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Banjarnegara 2026, Hendro Cahyono, mengatakan target tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan hasil penggalangan dana pada 2025 yang mencapai Rp1.790.823.353.
“Penggalangan dana berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Jika target belum tercapai, waktunya dapat diperpanjang satu bulan,” kata Hendro.
Penggalangan dana dilakukan melalui distribusi kupon dengan nominal mulai Rp1.000 hingga Rp750.000. Pemungutan dilakukan satu kali dalam setahun, sementara seluruh hasil yang terkumpul dari masing-masing sektor disetorkan ke rekening resmi Bulan Dana PMI Banjarnegara.
Hendro menyebut terdapat 11 sektor utama yang menjadi sasaran penggalangan dana. Di antaranya sektor penduduk, pelajar, mahasiswa, pegawai, perbankan, hingga jasa konstruksi.
Skema tersebut diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memastikan pengelolaan dana berlangsung sesuai ketentuan.
Sesuai pedoman pelaksanaan, dana yang terkumpul akan dibagi dalam tiga alokasi. Sebanyak 75 persen digunakan untuk pelayanan kebencanaan, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan, serta berbagai kegiatan kepalangmerahan lainnya.
Sementara itu, 20 persen dialokasikan untuk operasional kantor dan 5 persen disisihkan sebagai dana abadi.
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana berharap Bulan Dana PMI 2026 mampu mencapai target sehingga semakin memperkuat pelayanan sosial dan kemanusiaan di Banjarnegara.
Menurutnya, dana yang dihimpun dari masyarakat pada akhirnya akan kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial.
“Alokasi anggaran yang dihimpun dari masyarakat akan sepenuhnya dikembalikan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Amalia.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Banjarnegara dan para relawan yang selama ini konsisten memberikan pelayanan kemanusiaan.
Ia berharap masyarakat semakin memahami manfaat Bulan Dana PMI sekaligus menyadari pentingnya keberadaan PMI sebagai organisasi sosial kemanusiaan yang turut membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan masyarakat semakin memahami manfaat pengumpulan dana tersebut serta menyadari pentingnya keberadaan PMI sebagai organisasi di bidang sosial kemanusiaan yang membantu pemerintah,” katanya.