
SERAYUNEWS-Ribuan pekerja, mitra kerja, serta keluarga besar Kilang Cilacap memadati Benzene Stadium Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, Sabtu (14/2/2026), dalam gelaran Fun Run & Fun Walk sebagai agenda penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026.
Kegiatan bertajuk Semarak Harmoni K3 (Sehati) ini diawali dengan pelepasan peserta Fun Run 14K, Fun Run 5K, dan Fun Walk 3K yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Antusiasme peserta mencerminkan kuatnya komitmen seluruh elemen perusahaan dalam menanamkan budaya keselamatan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia Bulan K3 2026 Kilang Cilacap, Johan Khairi, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi pekerja, mitra kerja, dan keluarga menunjukkan keseriusan seluruh pihak menjadikan perilaku safety sebagai budaya K3.
“Ada 14 kegiatan yang dilaksanakan sejak 14 Januari hingga 14 Februari 2026. Rangkaian kegiatan bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen dalam memperkuat budaya keselamatan serta kepedulian terhadap aspek HSSE,” ujarnya.
General Manager Kilang Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menegaskan bahwa keteladanan pimpinan serta kedisiplinan dan kepatuhan seluruh pekerja menjadi kunci keberhasilan implementasi HSSE di lingkungan perusahaan.
Hal tersebut sejalan dengan tema Bulan K3 Pertamina 2026, ‘Memperkuat Akuntabilitas Pimpinan dan Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan’.
Menurutnya, Bulan K3 harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen.
“Perwira Pertamina pantang lengah. Setiap potensi bahaya harus diidentifikasi, setiap ketidaksesuaian harus segera diperbaiki, dan setiap pembelajaran harus ditindaklanjuti secara konsisten,” tegasnya.
Ia menambahkan, Bulan K3 menjadi pengingat penting untuk terus meningkatkan awareness dan kepedulian terhadap aspek HSSE, tidak hanya di area kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Seluruh insan perusahaan harus terus bergerak menuju Budaya Generatif, di mana keselamatan bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan telah menjadi kebutuhan dan bagian dari way of life,” tegas Wahyu.
Area Manager Commrel & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan, menekankan bahwa semangat Bulan K3 tidak boleh berhenti pada seremoni penutupan.
“Momentum ini harus dijaga keberlanjutannya. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab fungsi HSSE, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh Perwira dan mitra kerja. Budaya Generatif yang dibangun menuntut setiap individu untuk peduli, saling mengingatkan, dan berani bertindak ketika melihat potensi risiko,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan awareness terhadap aspek HSSE harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik di area kerja maupun di lingkungan keluarga.
“Jika budaya keselamatan sudah menjadi way of life, maka produktivitas, keandalan operasi, dan keberlanjutan perusahaan akan terjaga secara alami,” tambahnya.
Selain Fun Run dan Fun Walk, penutupan Bulan K3 2026 juga dimeriahkan dengan lomba Fire Combat serta penyerahan hadiah berbagai rangkaian kompetisi, di antaranya Agility Test, Safety Campaign, Duta Corporate Life Saving Rules (CLSR), dan sejumlah lomba lain yang digelar sepanjang Bulan K3.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kilang Cilacap menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya HSSE yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan guna mendukung operasional yang andal, aman, serta ramah lingkungan.