
SERAYUNEWS – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan peran krusial Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra strategis pemerintah dalam urusan kemanusiaan.
Penegasan ini disampaikan saat pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Banyumas masa bakti 2026–2031 di Pendopo Si Panji, Selasa (31/3/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan PMI dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Sadewo meminta seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalitas.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijaga dan dijalankan dengan sungguh-sungguh. PMI memiliki peran penting, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam membangun kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, pelayanan kesehatan, hingga memastikan ketersediaan darah melalui donor sukarela,” ujarnya.
Menurutnya, PMI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi tanggap darurat, tetapi juga sebagai pilar penting dalam sistem pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat.
Sadewo menilai dinamika lingkungan dan meningkatnya ancaman cuaca ekstrem membuat peran PMI semakin vital. Oleh karena itu, ia mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Perkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Kerja-kerja kemanusiaan akan jauh lebih kuat jika dilakukan secara bersama-sama,” katanya.
Ia menekankan bahwa sinergi multipihak akan mempercepat respons serta meningkatkan efektivitas layanan kemanusiaan di Banyumas.
Selain penguatan di tingkat kabupaten, Sadewo juga menyoroti pentingnya peran PMI di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan.
“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tulus, PMI Kabupaten Banyumas akan semakin kuat dan terus bermanfaat bagi masyarakat,” kata dia.
Menurutnya, struktur PMI di tingkat kecamatan memiliki keunggulan dalam memahami kondisi riil masyarakat sehingga respons yang diberikan bisa lebih cepat dan tepat sasaran.
Ketua PMI Kabupaten Banyumas terpilih, Nungky Harry Rachmat, menyatakan pihaknya telah melakukan restrukturisasi organisasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan sosial.
“Kami berharap PMI tetap ada pada garda terdepan dalam konteks pelayanan sosial kemanusiaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah sesuai standar, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“Tentu kami akan lebih meningkatkan sinergitas dengan pemerintah daerah, beserta seluruh stakeholder lainnya,” ucapnya.
Ke depan, PMI Banyumas akan fokus memperkuat kapasitas relawan di berbagai wilayah untuk menciptakan organisasi yang lebih solid, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.