
SERAYUNEWS – Proses pendaftaran KIP Kuliah 2026 menuntut calon mahasiswa untuk menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, salah satunya adalah pasfoto.
Meski terlihat sederhana, ukuran file foto sering menjadi kendala karena sistem pendaftaran memiliki batas ukuran tertentu.
Banyak peserta sudah menyiapkan foto dengan kualitas baik, pencahayaan jelas, dan tampilan profesional, tetapi gagal mengunggah dokumen akibat ukuran file yang terlalu besar.
KIP Kuliah merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah yang diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun terkendala faktor ekonomi.
Penerima program ini memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari pembebasan biaya pendidikan hingga bantuan biaya hidup selama masa studi.
Oleh karena itu, memahami tata cara unggah dokumen, termasuk menyesuaikan ukuran foto, menjadi hal penting agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Dalam proses pendaftaran KIP Kuliah 2026, terdapat ketentuan khusus terkait foto yang harus diunggah peserta.
Umumnya, foto yang digunakan berupa pasfoto formal dengan ukuran standar 4×6 cm. Selain itu, format file yang diperbolehkan biasanya meliputi JPG, JPEG, atau PNG.
Sistem pendaftaran menetapkan batas ukuran file maksimal sekitar 200 KB hingga 300 KB. Apabila ukuran file melebihi ketentuan tersebut, sistem otomatis menolak unggahan meskipun kualitas gambar sudah memenuhi standar.
Oleh sebab itu, peserta perlu melakukan kompresi atau pengurangan ukuran file sebelum mengunggah foto ke portal resmi KIP Kuliah.
Metode kompresi foto secara online menjadi pilihan populer karena praktis dan tidak memerlukan instalasi aplikasi tambahan.
Salah satu layanan yang banyak digunakan adalah TinyJPG atau TinyPNG. Melalui layanan ini, pengguna hanya perlu membuka situs resmi, mengunggah foto yang ingin dikompres, lalu menunggu proses otomatis hingga selesai.
Setelah itu, hasil foto yang sudah diperkecil dapat langsung diunduh.
Selain itu, terdapat layanan Compress JPEG yang memberikan opsi pengaturan tingkat kompresi. Dengan fitur ini, pengguna dapat menyesuaikan ukuran file sesuai kebutuhan tanpa mengurangi kualitas foto secara signifikan.
Metode ini cukup efektif bagi peserta yang ingin menyesuaikan ukuran file agar mendekati batas maksimal sistem pendaftaran.
Layanan lain yang tidak kalah populer adalah iLoveIMG. Platform ini menyediakan fitur kompresi sekaligus pengubahan resolusi gambar.
Pengguna dapat mengecilkan ukuran file dan dimensi piksel foto secara bersamaan. Jika ukuran file masih belum sesuai, pengguna dapat mengatur ulang resolusi hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.
Selain metode online, kompresi foto juga dapat dilakukan secara offline. Cara ini biasanya dipilih ketika koneksi internet terbatas atau pengguna ingin menjaga keamanan file pribadi.
Salah satu cara paling sederhana adalah menggunakan aplikasi Paint yang tersedia di sistem operasi Windows.
Pengguna hanya perlu membuka foto melalui Paint, kemudian memilih menu pengaturan ukuran gambar. Setelah ukuran resolusi diperkecil, foto dapat disimpan kembali dalam format JPEG sehingga ukuran file menjadi lebih kecil.
Metode lain yang cukup praktis adalah menggunakan Microsoft Word. Pengguna dapat memasukkan foto ke dalam dokumen Word, lalu menggunakan fitur kompresi gambar.
Setelah resolusi foto diturunkan, gambar dapat disimpan ulang sebagai file baru dengan ukuran yang lebih ringan.
Bagi pengguna smartphone, terdapat berbagai aplikasi kompresi foto yang dapat diunduh secara gratis.
Beberapa aplikasi yang sering digunakan antara lain Photo Compressor, Image Size, dan Lit Photo. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna mengatur ukuran file secara cepat langsung dari perangkat ponsel.
Selain memperhatikan ukuran file, peserta juga perlu memastikan kualitas foto tetap baik. Gunakan latar belakang polos agar tampilan foto terlihat formal dan jelas. Pastikan pencahayaan cukup sehingga wajah terlihat terang dan mudah dikenali.
Penggunaan filter berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat mengubah warna wajah dan menurunkan kualitas foto.
Format JPEG sering direkomendasikan karena mampu menekan ukuran file tanpa mengurangi ketajaman gambar secara drastis. Setelah proses kompresi selesai, penting untuk memeriksa kembali hasil foto guna memastikan wajah tetap fokus dan tidak buram.
Persiapan dokumen yang matang dapat membantu peserta menghindari kesalahan teknis selama pendaftaran KIP Kuliah 2026.
Mengingat pendaftaran berlangsung cukup panjang, yakni mulai Februari hingga Oktober 2026, peserta memiliki waktu untuk memastikan seluruh dokumen telah sesuai dengan ketentuan.
Dengan memahami cara mengecilkan ukuran foto baik secara online maupun offline, calon mahasiswa dapat meminimalkan risiko kegagalan unggah dokumen.
Hal ini menjadi langkah penting agar peluang memperoleh bantuan pendidikan melalui program KIP Kuliah dapat dimanfaatkan secara maksimal.***