
SERAYUNEWS – Munculnya notifikasi “Data Tidak Ditemukan” saat registrasi akun SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) pada 12 Januari 2026 ini memang sering membuat panik.
Namun, tenang saja, masalah ini umumnya terjadi karena adanya jeda sinkronisasi antara database sekolah (Dapodik/EMIS) dengan server pusat SNPMB.
Berikut adalah panduan lengkap solusi dan langkah teknis untuk mengatasinya:
Sebelum masuk ke solusi, pahami penyebab utamanya:
Siswa Gap Year: Data alumni tahun sebelumnya seringkali belum diimpor sepenuhnya ke server SNPMB periode baru.
Data Belum Sinkron: Perubahan data di sekolah belum masuk ke database Pusdatin Kemendikbudristek.
Kesalahan Input: Ketidakcocokan antara NISN (10 digit) atau NPSN (8 digit) dengan tanggal lahiR
A. Cek Validitas NISN (Langkah Awal)
Pastikan NISN Anda memang aktif dan terdaftar secara nasional.
Kunjungi: nisn.data.kemdikbud.go.id.
Cek melalui nama atau nomor NISN. Jika data muncul, berarti NISN Anda valid. Jika tidak, lanjut ke langkah B atau C.
B. Khusus Alumni/Gap Year (Verval Lulusan)
Siswa lulusan tahun 2024 atau 2025 yang ingin ikut UTBK-SNBT 2026 wajib melakukan verifikasi mandiri:
Akses: pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/.
Isi data identitas, profil lulusan, dan unggah berkas yang diminta (seperti ijazah).
Pantau status pengajuan secara berkala. Jika sudah disetujui, coba registrasi kembali di portal SNPMB.
C. Hubungi Operator Sekolah (Untuk Siswa Aktif Kelas 12)
Jika Anda siswa aktif namun data tidak ditemukan, segera hubungi Operator Dapodik/EMIS di sekolah Anda. Minta operator mengecek apakah NISN, nama ibu kandung, dan tanggal lahir sudah sesuai.
Setelah diperbaiki sekolah, tunggu minimal 1×24 jam agar data tersinkronisasi sebelum Anda mencoba mendaftar ulang.
D. Gunakan Layanan Halo SNPMB
Jika data di Dapodik sudah benar namun di portal SNPMB tetap tidak muncul buat tiket pengaduan di halo.snpmb.id.
Sementara itu, proses registrasi akun SNPMB 2026 sendiri dilakukan melalui beberapa tahapan penting.
Peserta perlu mengakses portal resmi SNPMB, memilih menu pendaftaran akun siswa, lalu memasukkan NISN, NPSN, dan tanggal lahir sesuai data resmi.
Selanjutnya, peserta diminta menggunakan alamat email aktif untuk proses aktivasi akun dan membuat kata sandi yang aman. Aktivasi akun dilakukan melalui tautan yang dikirim ke email, sehingga penting memastikan email dapat diakses dengan baik.
Setelah akun aktif, peserta wajib masuk kembali ke portal untuk melakukan verifikasi dan validasi data. Pada tahap ini, siswa diminta melengkapi informasi yang belum terisi dan mengunggah pasfoto terbaru sesuai ketentuan.
Tahap akhir adalah konfirmasi data secara permanen, yang menandakan bahwa data tersebut telah dikunci dan digunakan dalam proses seleksi selanjutnya. Bukti pendaftaran permanen disarankan untuk diunduh dan disimpan sebagai arsip pribadi.
Perlu diperhatikan bahwa pendaftaran akun SNPMB 2026 dibuka hingga 18 Februari 2026. Bagi peserta yang telah memiliki akun SNPMB pada tahun sebelumnya, tidak perlu melakukan pendaftaran ulang dan cukup menggunakan akun yang sudah ada.
Dengan memastikan data valid sejak awal, calon mahasiswa dapat menghindari kendala teknis dan fokus mempersiapkan tahapan seleksi berikutnya menuju perguruan tinggi negeri impian.***