
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Cilacap memperkuat layanan kedaruratan dengan menghadirkan Call Center 112 sebagai pusat pengaduan terpadu yang dapat diakses masyarakat secara gratis.
Layanan ini dioperasikan oleh Satpol PP dan Damkar Cilacap untuk menangani berbagai kejadian darurat dalam satu nomor.
Call Center 112 tidak hanya melayani laporan kebakaran, tetapi juga penyelamatan non-kebakaran, kemacetan lalu lintas, laporan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), hingga bencana alam.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan pengembangan dari sistem pengaduan masyarakat Satkartaru Siap yang telah berjalan sejak 2021.
“Pada 2021 kami sudah memiliki Satkartaru Siap sebagai sistem informasi pengaduan masyarakat. Kemudian pada 2025 kami mengajukan anggaran untuk pengembangan Call Center 112, mulai dari pembangunan gedung hingga penyediaan peralatan. Tahun 2026 ini baru kami jalankan secara penuh sebagai call center terpadu,” kata Gatot, Rabu (14/1/2026).
Melalui satu pintu laporan di Call Center 112, petugas dapat langsung mengoordinasikan penanganan lintas instansi sesuai jenis kejadian yang dilaporkan masyarakat.
“Untuk kasus-kasus tertentu, kami akan langsung menghubungkan dengan stakeholder terkait, seperti Basarnas, Dinkes, PMI, maupun BPBD. Jadi penanganannya bisa dilakukan bersama-sama dan lebih cepat,” ujarnya.
Layanan ini mencakup kebakaran permukiman, kebakaran hutan dan lahan, penyelamatan di perumahan, kondisi yang membahayakan manusia, hingga kejadian kritis seperti percobaan bunuh diri.
Selain penanganan kebakaran dan bencana, Call Center 112 Damkar Cilacap juga menerima laporan kemacetan lalu lintas di seluruh wilayah kabupaten, baik di jalur nasional, provinsi, maupun kabupaten.
Masyarakat juga dapat melaporkan gangguan traffic light, kerusakan penerangan jalan umum (PJU), serta keberadaan ODGJ di ruang publik. Seluruh laporan akan diteruskan ke instansi teknis terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Gatot menambahkan, sistem Call Center 112 juga terhubung dengan informasi kebencanaan, termasuk peringatan dini cuaca ekstrem, gelombang tinggi, angin kencang, hingga gempa bumi. Integrasi ini bertujuan agar masyarakat memperoleh informasi awal yang cepat dan akurat.
Untuk mengakses layanan ini, masyarakat cukup menghubungi 112 melalui telepon rumah atau ponsel dengan awalan kode wilayah 0282, tanpa dikenakan biaya.
“Standar pelayanan minimal respons kebakaran adalah 15 menit. Tahun lalu kami sudah di angka 13,2 menit untuk wilayah Cilacap Kota. Kami mohon dukungan masyarakat agar memberi jalan saat mobil damkar melintas, karena kecepatan sangat menentukan keselamatan,” pungkas Gatot.