
SERAYUNEWS – Peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan Islam.
Umat Muslim memperingati malam tersebut setiap 17 Ramadan, yang dikenal sebagai Nuzulul Quran. Pada malam inilah wahyu pertama disampaikan kepada Rasulullah SAW melalui Malaikat Jibril saat beliau berkhalwat di Gua Hira.
Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa ayat pertama yang turun adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1–5. Peristiwa tersebut menjadi awal dari proses panjang turunnya Al-Qur’an secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun.
Keterangan mengenai turunnya Al-Qur’an secara berangsur-angsur juga dijelaskan dalam Surah Al-Isra ayat 106, yang menegaskan bahwa wahyu diturunkan perlahan agar mudah dipahami dan diamalkan oleh umat manusia.
Momentum ini tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga sarat nilai spiritual. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk membaca dan merenungi Al-Qur’an serta memanjatkan doa pada malam Nuzulul Quran.
Dalam sejumlah riwayat yang dinukil para ulama, dijelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap. Tahap pertama, Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia.
Tahap kedua, wahyu disampaikan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW sesuai dengan peristiwa yang terjadi selama masa kenabian.
Bulan Ramadan menjadi waktu istimewa karena di dalamnya terkandung peristiwa agung tersebut.
Hal ini ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menyebutkan bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pembeda antara yang benar dan salah.
Dengan memahami latar belakang sejarah ini, peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Doa Nuzulul Quran
اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين
Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur’an, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur’an, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur’an, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur’an, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur’an
Artinya:
“Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Qur’an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur’an, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur’an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur’an, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Qur’an.”
Doa Nuzulul Quran dengan membaca doa Khotmil Quran
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Allahumarhamni bil qur’an. Waj’alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa ‘allimni minhu maa jahiltu. Warzuqnii tilawatahu aana allaili wa athrofannahar waj’alhu li hujatan ya rabbal ‘alamin
Artinya:
“Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.”
Doa Nuzulul Quran untuk meminta ampunan
اَللهُم اغْفِرَلِيْ وَلِوَالِدَى ورْحَمْهُمَا كَمَارَبيَانِيْ صَغِيْرًا
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangi aku di waktu kecil.”
Doa Nuzulul Quran sebagai bentuk permohonan maaf kepada Allah SWT
اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf.”
Dengan memperbanyak doa dan ibadah pada 17 Ramadan, umat Islam diharapkan semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Momentum ini juga menjadi ajang introspeksi diri agar kehidupan sehari-hari selaras dengan ajaran yang terkandung di dalamnya.
Semoga peringatan Nuzulul Quran tahun ini membawa keberkahan dan memperkuat keimanan setiap Muslim dalam menjalani Ramadan.***