Sabtu, 31 Juli 2021

Dawet Ayu Banjarnegara, Dinobatkan Sebagai Juara 1 Minuman Tradisional Terpopuler dan Favorit API Award

Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyerahkan plakat pada Sekda Banjarnegara (Maula Asadilah)

Dawet Ayu Banjarnegara ditetapkan sebagai Minuman Tradisional Terpopuler, Juara 1 pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 kategori minuman tradisional terpopuler pada ajang Anugerah Pesona Indonesia 2020 kategori minuman tradisional terpopuler.


Banjarnegara, serayunews.com

Bupati Budhi Sarwono baru-baru ini menerima penghargaan API Award 2020 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Hotel Inaya Bay, Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada malam penganugerahan API Award.

Tak tanggung-tanggung, Dawet Ayu Banjarnegara menyabet dua piala, yakni minuman tradisional terpopuler sekaligus minuman favorit pada ajang API Award itu. Dari Labuan Bajo, Bupati Budhi mengucapkan rasa syukur dan bangga, serta terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Banjarnegara yang terus mendukung sehingga minuman khas Banjarnegara itu bisa memenangi penghargaan bergengsi di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, Banjarnegara berprestasi lagi. Dawet ayu Banjarnegara menjadi minuman tradisional terpopuler pada penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2020. Perjuangan yang dinanti-nanti sekian lama akhirnya terwujud juga. Dawet Ayu khas Banjarnegara menjadi juara untuk kategori minuman tradisional terpopuler sekaligus favorit,” kata bupati saat acara tasyakuran diraihnya kedua penghargaan tersebut. Senin (24/5/2021) di Pendapa Dipayuda.

Bupati Budhi Sarwono berterima kasih kepada seluruh pihak yang sejak awal mendukung kemenangan dawet ayu Banjarnegara, maulai dari Dinas / lembaga pemerintah, dunia usaha, perbankan, UMKM, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, kampus, sekolah, komunitas, dan masyarakat luas yang turut berjuang keras memenangkan dawet ayu.

“Kami sungguh berterima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Banjarnegara dan sekitarnya yang memenangkan dawet ayu. Sungguh ini perjuangan bersama mulai dari Dinas (OPD), lembaga pemerintah, swasta, dunia usaha, perbankan, UMKM, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, kampus, sekolah, komunitas-komnitas, perorangan dan masyarakat luas yang turut berjuang keras memenangkan dawet ayu. Mohon maaf tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Intinya ini perjuangan dan kemenangan bersama, sehingga Dawet Ayu telah menjadi pilihan masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Agung Yusianto, yang mendampingi bupati mengimbuhkan, bahwa dengan terpilihnya Dawet Ayu Banjarnegara menjadi Juara 1 Minuman Tradisional Terpopuler sekaligus favorit pada ajang API Award 2020. Dirinya berharap kemenangan ini bisa menginspirasi para pelaku kuliner, UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Banjarnegara untuk lebih meningkatkan prestasi dan inovasi.

“Dawet ayu menjadi cambuk penyemangat untuk menorehkan prestasi yang lebih gemilang, menuju wisata Banjarnegara mendunia, kita tetap menggali budaya lokal dan lebih semangat dalam berinovasi, berkreasi dan promosi potensi pariwisata,” tukas Agung.

Melalui perjalanan panjang, Dawet ayu melaju dengan sembilan dari 10 nominee penghargaan bergengsi API 2020, antara lain : Aek Sappang – (Kabupaten Sambas, Air Kembang Semangkok (Kabupaten Anambas), Air Mata Bejando (Kabupaten Pelalawan), Ampiang Dadiah (Kota Bukittinggi), Bandrek (Jawa Barat), Dawet Ayu Kab. Banjarnegara, Jaa Tengah (Kode : API 2F), Kopi Semendo (Kabupaten Muara Enim), Sirup Henggi (Kabupaten Fakfak), Sirup Kayu Manis (Kabupaten Kerinci), dan Teh Gambir (Kabupaten Pakpak Bharat).

Baca juga Prestasi di Tengah Pandemi, Banjarnegara Raih WTP Tertinggi se-Tengah

Berita Terkait

Berita Terkini