
SERAYUNEWS-Diduga akibat tersinggung dengan ungkapan sang mertua tiri, SP (52) yang merupakan menantu tiri tega menusuk Ny WG (83) warga Desa Danaraja, Kecamatan Purwanegara di sebuah gubug persawahan, Selasa (5/5/2026).
Diperoleh informasi, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 11.00 WIB, saat sang menantu sedang mengambil kempul atau sayuran dekat gubug di areal persawahan yang merupakan rumah singgah milik korban.
Tak berselang lama, SP lupa tidak membawa tas atau kresek sebagai wadah sayuran. Pelakupun meminta tas kresek pada Ny WG yang merupakan mertua tirinya, namun diduga korban mengungkapkan kata kasar yang membuat pelaku tersulut emosi.
Tanpa pikir panjang, pelaku yang tersulut emosi langsung mengambil pisau yang berada di dekat kempul atau sayuran dan langsung menusuk korban yang ada di areal gubug pada bagian punggung hingga tiga kali.
Usai melakukan aksinya, pelaku SP langsung menyerahkan diri dan melaporkan tindakannya ke Polsek Purwanegara, Polisi yang mendapatkan laporan mendatang lokasi dan memintai sejumlah keterangan dari warga sekitar.
Sementara itu, Lahudin, warga setempat menyebutkan jika korban memang lebih sering tinggal di gubug dekat sawah saat siang hari. Namun saat kejadian, tidak ada warga yang melihat kronologi maupun duduk perkaranya.
“Kebetulan ada warga yang melihat, itu juga tuna wicara, sehingga warga hanya menduga atas kejadian itu. Informasinya, pelaku sedang memetik sayur terus masuk ke dalam gubug dan menusuk korban,” ujarnya.
Hingga saat ini, polisi masih belum memberikan keterangan resmi, sementara pelaku sekaligus pelapor saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Polsek Purwanegara. Adapun korban berhasil diselamatkan dan dirawat di PKU Muhammadiyah Banjarnegara.