
SERAYUNEWS – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan suasana haru dan penuh harapan bagi umat Islam.
Momen ini bukan sekadar awal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga titik awal memperbaiki diri serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Karena itu, banyak umat Muslim memulai puasanya dengan membaca doa khusus agar ibadah yang dijalankan lebih khusyuk dan diterima.
Hari pertama Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai spiritual, termasuk kepada anak-anak.
Mengajarkan doa sejak dini membantu mereka memahami bahwa puasa bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk syukur dan penghambaan kepada Allah SWT.
Dengan mengetahui arti doa yang dibaca, seseorang akan merasa lebih terhubung dengan ibadahnya.
Doa Hari Pertama Puasa Ramadhan: Memohon Kekhusyukan dan Ampunan
Salah satu doa yang sering diamalkan pada hari pertama Ramadhan berisi permohonan agar puasa dan ibadah malam dijalankan dengan sungguh-sungguh serta dijauhkan dari kelalaian. Berikut bacaan lengkapnya:
Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِينَ
Latin:
Allâhummaj’al shiyâmî fihi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fihi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fihi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmi fihi yâ llâhal ‘alamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimin.
Artinya:
Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang berpuasa dengan sebenar-benarnya, dan jadikan shalat malamku seperti orang-orang yang mendirikan shalat malam dengan sungguh-sungguh. Bangunkan aku dari kelalaian, ampuni dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam, dan maafkan aku wahai Dzat Yang Maha Pemaaf kepada para pendosa.
Doa ini menjadi pengingat bahwa kualitas puasa tidak hanya terletak pada menahan makan dan minum, tetapi juga pada kesungguhan hati dalam beribadah.
Doa Memohon Ampunan di Awal Ramadhan
Selain doa khusus hari pertama, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istighfar dan doa memohon ampun. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:
Arab:
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Latin:
Rabbana la tuakhidzna innasina au akhthoqna, rabbana wa la tahmil ‘alaina ishran kama hamaltahu ‘alal ladzina min qoblina, rabbana wa la tuhammilna ma la thoqota lana bihi, wa’fu ‘anna, waghfirlana, warhamna anta maulana fanshurna ‘alal qoumil kafirin.
Artinya:
Ya Tuhan kami, jangan Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah. Jangan Engkau bebankan kepada kami beban berat sebagaimana Engkau bebankan kepada umat sebelum kami. Jangan Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami.
Doa ini menjadi refleksi kerendahan hati seorang hamba yang menyadari keterbatasannya.
Waktu Mustajab Membaca Doa di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan untuk berdoa. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, dijelaskan bahwa orang yang beribadah di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala akan diampuni dosa-dosanya.
Beberapa waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa antara lain sepertiga malam terakhir saat tahajud, waktu sahur menjelang fajar, saat berbuka puasa, serta di antara azan dan iqamah.
Meski demikian, doa tetap bisa dipanjatkan kapan saja selama dilakukan dengan keikhlasan dan kekhusyukan.
Hari pertama Ramadhan menjadi awal perjalanan spiritual selama satu bulan penuh. Dengan memulai puasa melalui doa yang tulus, umat Islam tidak hanya menyiapkan fisik untuk beribadah, tetapi juga mempersiapkan hati agar lebih bersih dan dekat kepada Allah SWT.***











