
SERAYUNEWS- Doa Rosario pada Hari Jumat menjadi momen penting bagi umat Katolik untuk merenungkan Peristiwa Sedih dalam kehidupan Yesus Kristus.
Lima peristiwa ini menggambarkan perjalanan penderitaan hingga wafat-Nya di kayu salib, yang diyakini sebagai wujud kasih dan penebusan dosa manusia.
Di berbagai gereja dan lingkungan keluarga, tradisi ini rutin dilakukan, terutama pada masa Prapaskah. Umat diajak tidak hanya berdoa, tetapi juga memahami makna pengorbanan, kesabaran, dan ketaatan kepada kehendak Tuhan.
Melansir laman Iman Katolik, berikut Serayunews sajikan ulasan selengkapnya mengenai Doa Rosario Hari Jumat Peristiwa Sedih:
Pembukaan Doa
Doa diawali dengan:
1. Tanda Salib
Dalam (demi) nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, Amin
2. Syahadat Para Rasul (Aku Percaya)
Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi. Dan akan Yesus Kristus, PuteraNya yang tunggal, Tuhan kita. Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria. Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa. Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katholik yang Kudus, Persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin
3. Doa Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. (Amin.)
4. Doa Bapa Kami
Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu. Datanglah KerajaanMu. Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
5. Tiga Salam Maria (menghormati Tritunggal Mahakudus)
Salam Putri Allah Bapa ,Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami. Amin
Salam, Bunda Allah Putra, Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami. Amin
Salam, Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami. Amin
Susunan ini menjadi pembuka yang menegaskan iman umat sebelum masuk ke permenungan lima peristiwa utama.
1. Yesus Berdoa di Taman Getsemani
Peristiwa ini menggambarkan pergulatan batin Yesus Kristus saat menghadapi penderitaan. Dalam Injil Lukas 22:39-46, Yesus berdoa dengan penuh kesedihan hingga peluh-Nya seperti darah.
Makna: Umat diajak belajar taat pada kehendak Tuhan, bahkan dalam situasi paling sulit.
2. Yesus Didera
Dalam Yohanes 19:1, Yesus disiksa dan dicambuk oleh prajurit atas perintah penguasa Romawi.
Makna: Peristiwa ini mengajarkan tentang pengorbanan dan kesabaran dalam menghadapi penderitaan.
3. Yesus Dimahkotai Duri
Yesus dihina dengan mahkota duri dan jubah ungu sebagai ejekan terhadap-Nya sebagai Raja.
Makna: Umat diajak merenungkan kerendahan hati dan keteguhan iman di tengah penghinaan.
4. Yesus Memanggul Salib ke Kalvari
Dalam perjalanan menuju Kalvari (Luk 23:26-32), Yesus memikul salib-Nya dengan penuh penderitaan.
Makna: Setiap orang diajak memikul “salib kehidupan” dengan kesabaran dan iman.
5. Yesus Wafat di Kayu Salib
Peristiwa puncak ini terjadi saat Yesus wafat di salib (Luk 23:44-49), ditandai dengan kegelapan dan tabir Bait Suci yang terbelah.
Makna: Wafat-Nya menjadi simbol kasih terbesar bagi keselamatan umat manusia.
Setiap peristiwa dalam Rosario didoakan dengan urutan:
1x Bapa Kami
Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu. Datanglah KerajaanMu. Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
10x Salam Maria
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau diantara wanita dan terpujialah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami. Amin.
1x Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. (Amin)
Kemudian dilanjutkan ke peristiwa berikutnya hingga kelima selesai.
Setelah lima peristiwa selesai, doa ditutup dengan:
· Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yusuf
Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yusuf, sekarang dan selama-lamanya (Amin)
· Doa Fatima
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin.
· Tanda Salib
Dalam (demi) nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin
Doa Rosario Peristiwa Sedih tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga sarana refleksi mendalam. Umat Katolik diajak untuk:
· Menghayati penderitaan Yesus Kristus
· Memperkuat iman dan pengharapan
· Meneladani kasih, pengorbanan, dan pengampunan
Tradisi ini juga relevan di tengah kehidupan modern yang penuh tantangan, sebagai pengingat akan pentingnya kesabaran dan keteguhan iman.
Doa Rosario Hari Jumat Peristiwa Sedih menjadi praktik iman yang kaya makna dan terus hidup dalam tradisi Gereja Katolik.
Dengan mengikuti susunan doa dan merenungkan setiap peristiwa, umat dapat memperdalam hubungan spiritual sekaligus menemukan kekuatan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.