
SERAYUNEWS – Kebakaran menghanguskan dua rumah warga di Desa Purbadana, Grumbul Cingkrang, RT 2 RW 3, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Minggu (8/2/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga yang datang langsung ke Pos Damkar Kembaran pada pukul 10.45 WIB.
“Begitu menerima laporan, Regu 1 Pos Damkartan Kembaran langsung bergerak pada pukul 10.46 WIB dan dibantu Regu 2 dari Damkartan Induk dengan satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter air,” kata Andarul, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 11.05 WIB. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 23 menit dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.28 WIB.
“Setelah dilakukan pendinginan dan pengecekan, petugas kembali ke kantor pada pukul 12.00 WIB. Time response kami tercatat sekitar 19 menit,” ujarnya.
Kebakaran tersebut menimpa dua rumah milik Tuminah (55) dan Purwanti (31). Saat kejadian, kedua pemilik rumah diketahui tidak berada di lokasi karena sedang berada di sawah, sehingga rumah dalam kondisi kosong.
Andaru menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah.
“Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik. Api pertama kali terlihat keluar dari bagian ruang tamu rumah Bu Tuminah,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Agus Purwanto yang saat itu sedang membersihkan area belakang rumah. Saksi melihat asap keluar dari dalam rumah korban, lalu memberi tahu warga sekitar dan pemilik rumah sebelahnya.
“Salah satu warga kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Kembaran, dan laporan diteruskan ke Damkar Induk,” katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala berupa akses jalan yang sempit, namun api tetap dapat dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah lain di sekitarnya.
Selain petugas pemadam kebakaran, unsur lain yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Polsek Kembaran, Koramil Kembaran, serta warga setempat yang turut membantu pengamanan lokasi.
Andaru mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan sesuai standar, dan segera melapor jika terjadi kebakaran agar dapat segera ditangani,” ujar dia.