
PEMALANG, SERAYUNEWS — Menjelang pelaksanaan rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa g, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang tergerak meringankan beban masyarakat yang terdampak krisis air bersih.
Bekerja sama dengan tiga Kwartir Ranting (Kwarran), Kwarcab Pemalang mendistribusikan pasokan air bersih ke Kecamatan Bodeh, Belik, dan Pulosari pada Senin (7/9/2026).
Aksi kemanusiaan yang dimotori oleh Pramuka Peduli Kwarcab Pemalang bersama jajaran Kwarran setempat ini mengerahkan armada dari PDAM Kabupaten Pemalang. Sebanyak tujuh tangki air bersih diberangkatkan secara serentak ke lokasi sasaran.
Rincian alokasi bantuan mencakup empat tangki untuk warga di Kecamatan Bodeh, dua tangki untuk wilayah Kecamatan Belik, serta satu tangki guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Pulosari.
Penyaluran ini menjadi aksi nyata Gerakan Pramuka dalam memberikan dampak positif langsung bagi lingkungan dan masyarakat yang membutuhkan.
Aksi sosial serentak di tiga lokasi ini juga menjadi manifestasi pengamalan Dasa Darma Pramuka, khususnya pada poin “cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”.
Pihak Kwarcab memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus dan relawan di tingkat ranting yang bergerak cepat mengeksekusi program bakti ini.
Melalui sinergi lintas kwartir, Gerakan Pramuka membuktikan bahwa momentum peringatan besar seperti ETK tidak sekadar diisi dengan seremoni kegiatan, melainkan juga diimbangi dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan mendasar warga.
Ketua Pelaksana ETK Kwarcab Pemalang, Kak Agus Sulaiman, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus terus memegang teguh semangat kepedulian sosial dan menjadi pendorong bagi seluruh anggota untuk konsisten berkontribusi.
“Setitik bakti nyata lebih berarti daripada hanya sejuta kata. Hal inilah yang menjadi motivasi saya agar Pramuka di Kwarcab Pemalang selalu mengedepankan kemanusiaan serta menjadi teladan bagi sesama,” katanya.
Ia menuturkan bahwa momentum ETK menjadi strategi efektif agar Pramuka hadir semakin dekat di tengah masyarakat. Ke depan, program bakti seperti penyaluran air bersih ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda temporer, melainkan terus berjalan secara terprogram dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pemalang.