
SERAYUNEWS- Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! terus menunjukkan dominasinya di layar bioskop Indonesia.
Setelah mencatat 272.846 penonton pada hari pertama penayangan (27/11/2025), kini film komedi besutan sutradara Muhadkly Acho itu kembali memecahkan rekor baru.
Data terbaru per Minggu, 30 November 2025, menunjukkan bahwa Agak Laen 2 telah mengumpulkan 1.205.917 penonton dalam tiga hari penayangan.
Capaian ini diumumkan secara resmi oleh Studio Imajinari melalui unggahan media sosial.
Produser sekaligus komika Ernest Prakasa menjadi salah satu pihak yang paling antusias menyambut ledakan jumlah penonton.
Ia sebelumnya mengonfirmasi capaian hari pertama melalui Instagram pribadinya.
“Terima kasih 272.846 tamu Wisma Kasih hari pertama,” tulis Ernest dalam unggahan video berlatar adegan panti jompo yang menjadi salah satu lokasi utama film tersebut.
Ernest berharap antusiasme besar ini membawa dampak positif untuk seluruh kru, industri perfilman, hingga jaringan bioskop yang menayangkan film tersebut.
Lonjakan penonton Agak Laen 2 berhasil mengungguli performa film pertamanya yang rilis pada 2024.
Jika film pertama hanya meraih 181.689 penonton pada hari pertama, sekuelnya melesat jauh dengan lebih dari 272 ribu penonton pada debut perdananya.
Studio Imajinari mengucapkan terima kasih kepada para penonton sekaligus menyampaikan doa khusus bagi masyarakat Sumatera Utara yang menjadi latar cerita film ini.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! kembali menghadirkan empat komika:
– Boris Bokir
– Bene Dion
– Indra Jegel
– Oki Rengga
Keempatnya kini berperan sebagai detektif amatir yang ditugaskan menyamar di panti jompo Wisma Kasih untuk mengungkap kasus pembunuhan anak wali kota.
Penyamaran tersebut justru memicu rangkaian kejadian absurd, strategi kacau, hingga situasi berbahaya—semuanya dibalut humor khas ala komedi “Warkop style” versi modern.
Agak Laen 2 tidak hanya mengandalkan komedi, tetapi juga memperkuat unsur drama dan dinamika antarkarakter.
Improvisasi para komika menjadi bumbu utama yang membuat berbagai adegan terasa natural dan mengundang tawa.
Sutradara Muhadkly Acho sengaja membuat sekuel ini tidak terikat alur film pertama, sehingga penonton baru tetap dapat menikmati ceritanya tanpa perlu menonton film pendahulu.
– Humor segar dan relevan
– Aksi kejutan di tiap babak
– Konflik karakter lebih matang
– Improvisasi komika yang dominan
– Cerita baru yang punya lapisan emosi
Bagi pecinta film komedi Indonesia, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! menjadi tontonan wajib akhir pekan.
Jangan lewatkan aksi kocak empat detektif yang gagal total namun selalu berhasil membuat penonton tertawa.