
SERAYUNEWS — Manchester United langsung memasuki fase krusial usai manajemen memecat Ruben Amorim dari kursi pelatih kepala.
Klub menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim sementara, dan tantangan pertamanya tidak ringan: membawa Setan Merah bertandang ke markas Burnley pada pekan ke-21 Liga Inggris, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
Laga ini menjadi ujian nyata bagi Fletcher dalam menjaga stabilitas tim di tengah gejolak internal Manchester United.
Secara klasemen, Burnley belum menunjukkan performa konsisten musim ini. Tim asuhan Scott Parker kini berada di peringkat ke-19 dengan koleksi 12 poin dari 20 pertandingan.
Kondisi tersebut membuat Manchester United lebih diunggulkan untuk mengamankan poin penuh. Perbedaan kualitas skuad dan pengalaman kompetisi menjadi faktor yang memperkuat peluang tim tamu.
Namun, sepak bola kerap menghadirkan kejutan, terlebih ketika Burnley tampil di hadapan pendukung sendiri.
Meski unggul di atas kertas, situasi internal Manchester United pasca pemecatan Amorim berpotensi memengaruhi fokus dan mental para pemain.
Pergantian pelatih dalam waktu singkat sering kali menimbulkan ketidakstabilan taktik maupun psikologis, terutama saat menghadapi laga tandang.
Fletcher harus mampu mengelola tekanan ruang ganti sekaligus menjaga ritme permainan agar performa tim tidak menurun.
Darren Fletcher bukan sosok asing di lingkungan Manchester United. Ia sebelumnya tergabung dalam tim kepelatihan bersama manajer terdahulu dan sempat menangani tim U-18.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Fletcher untuk menjaga kesinambungan strategi dan kedisiplinan tim, setidaknya hingga manajemen menunjuk pelatih permanen atau caretaker resmi.
Dengan komposisi pemain yang relatif sama seperti era Amorim, Fletcher masih memiliki peluang realistis untuk membawa MU meraih kemenangan perdana di bawah kepemimpinannya.
Meski berada di papan bawah, Burnley tetap memiliki potensi menyulitkan lawan, terutama saat bermain di kandang.
Dukungan publik Turf Moor bisa meningkatkan motivasi dan intensitas permainan tuan rumah.
Manchester United wajib tampil disiplin, efektif dalam penyelesaian akhir, serta meminimalkan kesalahan lini belakang jika ingin membawa pulang tiga poin.
Sementara itu, rumor pencarian pelatih sementara hingga akhir musim terus berkembang. Nama Ole Gunnar Solskjær disebut-sebut bersedia kembali menangani Manchester United sebagai caretaker.
Selain itu, Ruud van Nistelrooy juga masuk dalam radar kandidat. Pelatih asal Belanda tersebut tengah menganggur usai berpisah dengan Leicester City.
Jika manajemen memilih Van Nistelrooy, opsi tersebut dinilai menjanjikan karena ia pernah menjabat sebagai pelatih sementara sebelum kedatangan Amorim dan mampu mempersembahkan sejumlah kemenangan.