
SERAYUNEWS – Jabatan di Bank Indonesia (BI) selalu menjadi sorotan publik, karena perannya yang strategis dalam menjaga stabilitas moneter dan besaran gaji dan fasilitas yang diterima pejabatnya. Lantas, berapa?
Salah satu yang belakangan menarik perhatian adalah Thomas Djiwandono yang resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Lantas, berapa sebenarnya gaji Gubernur BI dan jajaran deputinya? Isu mengenai gaji pimpinan BI kerap memunculkan rasa penasaran masyarakat.
Wajar saja, mengingat Bank Indonesia merupakan lembaga negara yang independen dengan kewenangan besar dalam kebijakan ekonomi nasional.
Transparansi mengenai penghasilan pejabatnya pun menjadi hal penting untuk dipahami publik.
Penetapan gaji Gubernur BI dan jajaran Dewan Gubernur tidak dilakukan secara sembarangan.
Aturan ini telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia.
Dalam beleid tersebut, Dewan Gubernur BI memiliki kewenangan untuk menetapkan sendiri gaji dan penghasilan mereka.
“Gaji, penghasilan lainnya, dan fasilitas bagi Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur ditetapkan oleh Dewan Gubernur,” tertulis pada ayat (1) Pasal 51 UU 23/1999.
Ketentuan ini mencakup beberapa posisi penting, mulai dari Gubernur BI, Deputi Gubernur Senior, hingga Deputi Gubernur.
Artinya, struktur penghasilan pimpinan BI berada di bawah mekanisme internal lembaga, bukan ditentukan langsung oleh pemerintah atau kementerian tertentu.
Meski memiliki kewenangan menetapkan gaji sendiri, Bank Indonesia tetap dibatasi oleh aturan hukum.
Pada ayat (2) Pasal 51 UU 23/1999 disebutkan bahwa gaji Gubernur BI tidak boleh melebihi dua kali lipat dari gaji pegawai dengan jabatan tertinggi di Bank Indonesia.
“Besarnya gaji dan penghasilan lainnya bagi Gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan paling banyak 2 (dua) kali dari gaji dan penghasilan lainnya bagi pegawai dengan jabatan tertinggi di Bank Indonesia,” bunyi ayat (2) Pasal 51 UU 23/1999.
Sementara itu, mekanisme teknis pelaksanaannya diatur lebih lanjut melalui peraturan internal BI.
“Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Dewan Gubernur.”
Dengan adanya aturan ini, penetapan gaji pimpinan BI tetap memiliki rambu-rambu hukum yang jelas.
Untuk mengetahui gambaran gaji Gubernur BI dan jajaran deputinya, publik dapat merujuk pada Anggaran Tahunan Bank Indonesia tahun 2012.
Meski data ini bukan yang paling mutakhir, struktur gaji tersebut masih sering dijadikan acuan karena mencerminkan hierarki penghasilan di BI.
Berikut struktur gaji pegawai Bank Indonesia (belum termasuk tunjangan):
Dari data tersebut terlihat jelas bahwa gaji Gubernur BI berada di puncak struktur penghasilan pegawai Bank Indonesia.
Sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas Djiwandono berada satu tingkat di bawah Gubernur BI.
Berdasarkan struktur gaji tersebut, penghasilan pokok seorang Deputi Gubernur BI diperkirakan berada di kisaran Rp96,8 juta hingga Rp115,2 juta per bulan.
Dengan demikian, gaji Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI diperkirakan mencapai Rp96,8 juta hingga Rp115,2 juta per bulan, belum termasuk tunjangan dan fasilitas lainnya.
Perlu dicatat, angka tersebut belum mencakup berbagai tunjangan, fasilitas kendaraan dinas, jaminan kesehatan, hingga fasilitas penunjang lainnya yang lazim diterima pejabat tinggi Bank Indonesia.
Besarnya gaji Gubernur BI dan Deputi Gubernur kerap menjadi perbincangan.
Namun, hal ini sebanding dengan tanggung jawab besar yang diemban.
Bank Indonesia berperan menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Selain itu, BI dituntut untuk menarik sumber daya manusia terbaik dengan integritas dan kompetensi tinggi.
Skema penghasilan yang kompetitif menjadi salah satu cara menjaga independensi dan profesionalisme lembaga.
Gaji Gubernur BI dan jajaran Deputi Gubernur memang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan pejabat publik lainnya.
Namun, besaran tersebut telah diatur secara jelas dalam undang-undang dan disesuaikan dengan tanggung jawab strategis yang diemban.
Dengan kisaran gaji hampir Rp100 juta per bulan, posisi Deputi Gubernur BI seperti yang kini dijabat Thomas Djiwandono mencerminkan pentingnya peran Bank Indonesia dalam menjaga perekonomian nasional.
***