
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 2,5 mengguncang wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 07:50:06 WIB dan dirasakan warga di Kecamatan Pandanarum serta Kecamatan Punggelan.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, Sabtu (29/8/2026), gempa tersebut memiliki magnitudo M2,5. Episenter berada pada koordinat 7,27 Lintang Selatan (LS) dan 109,65 Bujur Timur (BT).
Lokasi episenter berada di darat, sekitar 17 kilometer barat laut Banjarnegara, dengan kedalaman hiposenter 7 kilometer.
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Banjarnegara tersebut termasuk gempa bumi dangkal. Gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Getaran gempa dirasakan di Kecamatan Pandanarum dan Kecamatan Punggelan dengan skala intensitas II MMI.
Pada skala tersebut, getaran hanya dirasakan oleh sedikit orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.
Hingga laporan BMKG ini tersiar, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun dampak lainnya akibat gempa bumi tersebut.
BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah Banjarnegara.
Hingga pukul 08:15:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
BMKG menyebut gempa yang terjadi pada Sabtu pagi tersebut masih merupakan bagian dari rangkaian aktivitas gempa susulan di Banjarnegara.
Rangkaian tersebut berkaitan dengan gempa bermagnitudo M2,5 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 pukul 08:47:12 WIB.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
BMKG mengingatkan masyarakat agar memastikan informasi terkait gempa bumi hanya berasal dari kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.
Informasi resmi dapat diperoleh melalui kanal media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, InaTEWS, Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi resmi BMKG untuk perangkat iOS dan Android.