SERAYUNEWS-Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap memberikan dana subsidi untuk setiap PMI Kecamatan di wilayahnya pada tahun 2025. Subsidi tersebut bertujuan agar setiap PMI Kecamatan dapat lebih cepat dan efektif dalam merespons bencana alam yang mungkin terjadi.
“Di tahun 2025 ini, kami memberikan anggaran bencana sebesar Rp8 juta untuk masing-masing PMI Kecamatan,” ungkap Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, pada acara Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) di Aula Markas PMI Cilacap, Kamis (27/2/2025).
Farid menambahkan, anggaran tersebut akan digunakan oleh pengurus PMI Kecamatan untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di wilayah mereka. Dengan adanya anggaran ini, PMI Kecamatan diharapkan dapat langsung bergerak ketika bencana terjadi, tanpa menunggu bantuan dari tingkat kabupaten.
“Kami punya PMI Kecamatan dengan anggaran bencana, jadi kalau ada bencana alam, PMI Kecamatan bisa langsung turun tangan, sehingga lebih cepat dan terdepan dalam penanganan,” tegas Farid yang juga mantan Sekda Kabupaten Cilacap ini.
Lebih lanjut, Farid menekankan pentingnya kesiapsiagaan dari pengurus PMI Kecamatan dalam menghadapi bencana dan meresponsnya dengan cepat.
“Kami mengharapkan PMI Kecamatan dapat sigap dan segera melakukan respons pada awal terjadinya bencana di wilayah mereka. Tentunya, mereka harus menggunakan atribut PMI sesuai dengan petunjuk teknis yang ada, berdasarkan kriteria dampak yang ditimbulkan,” ujar Farid.
Selain penanggulangan bencana, PMI Kabupaten Cilacap juga berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Sebagai bagian dari wujud kepedulian, PMI akan melaksanakan berbagai program kesehatan seperti operasi katarak, khitanan massal, dan pemberian kacamata gratis.
“Pada tahun 2024, kami telah melaksanakan program ini dengan 500 peserta. Insya Allah, pada tahun 2025 ini kami menargetkan untuk memberikan layanan serupa kepada 1.000 orang, di tiga wilayah yaitu Kecamatan Kesugihan, Sidareja, dan Gandrungmangu,” jelas Farid.
Program ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, dan biayanya berasal dari hasil Bulan Dana PMI yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Komitmen PMI Kabupaten Cilacap untuk terus meningkatkan layanan kemanusiaan, baik dalam penanggulangan bencana maupun dalam bidang kesehatan, menjadi contoh nyata upaya mereka dalam memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.
Dengan adanya dukungan anggaran dan berbagai program tersebut, PMI Cilacap berharap dapat semakin memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.