Rabu, 6 Juli 2022

GOR Satria Purwokerto Selalu Menarik Ribuan Masyarakat Setiap Minggu

GOR Satria Purwokerto Selalu Menarik Ribuan Masyarakat Setiap Minggu. (Shandy)

Dari tahun ke tahun Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto tak pernah sepi dari pengunjung, sejak dibangun pada beberapa tahun silam. Banyak perubahan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas untuk mempertahankan popularitas GOR Satria Purwokerto, untuk terus menarik masyarakat yang datang. Hal itu terbukti dari setiap Minggu pagi dimana masyarakat selalu memadati tempat yang berada di Pusat Purwokerto itu.


Purwokerto, serayunews.com

Setiap Minggu pagi sepanjang Jalan Prof Dr Suharso, jalan raya yang berada di Depan GOR Satria Purwokerto selalu dipadati oleh para pedang dari mulai makanan hingga pakaian. Mereka memang biasa berjualan diminggu pagi, yang mana jalan tersebut disulap menjadi pasar tiban.

Baca juga  Vakum 4 Tahun, Baturraden Jazz Festival Siap Digelar Akhir Pekan Ini

Banyak transaksi yang terjadi, pundi-pundi penghasilan terus mengalir, yang tentunya mendapatkan keuntungan tersendiri baik bagiasyarakat maupun Pemkab Banyumas, dari mulai retribusi PKL maupun retribusi parkir kendaraan.

Astrid (25), warga Purwokerto yang mengaku hampir setiap hari Minggu pagi selalu datang ke GOR Satria Purwokerto, dari sekadar berolahraga pagi yakni denga jalan santai dan juga mengikuti senam pagi yang biasa digelar di depan Sasana Krida salah satu gedung di GOR tersebut.

“Saya sebetulnya bukan asli Purwokerto, saya asli Banjarnegara. Dari kuliah memang di Purwokerto dan dapat kerja di sini. Saya setiap Minggu pagi ikut senam di sini, seneng aja, ramai banyak temannya,” kata dia.

Baca juga  Tiga Rumah di Lumbir dan Rawalo Banyumas, Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Sementara itu menurut juru parkir di Jalan Prof Dr Suharso, Roni (41) mengaku bahwa setiap Minggu dirinya bisa mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan jika dibandingkan dengan hari biasanya.

“Kita tim, jadi nanti kalau sudah dapat dikumpulkan, dibagi-bagi sama yang lainnya. Jumlah kita empat sampai lima orang. Kalau hari biasa ya markir di cafe-cafe sekitar sini saja, kalau Minggu ini memang ramai,” ujar dia.

Berita Terkait

Berita Terkini