
PURBALINGGA, SERAYUNEWS – Memasuki hari kelima pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari Museni (70), warga Dusun Senila RT 09 RW 07, Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, yang dilaporkan hilang sejak Rabu (1/7/2026).
Pencarian pada Selasa (7/7/2026) difokuskan di kawasan hutan Bukit Tobong, Kecamatan Karangmoncol, yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan korban.
Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, mengatakan Tim SAR Gabungan bersama personel Basarnas membagi operasi pencarian menjadi dua regu agar area pencarian dapat dijangkau lebih luas.
“Hari kelima pencarian, BASARNAS dan Tim SAR Gabungan menjadi dua tim. Tim 1 melakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak dari Polres Purbalingga, Tim 2 melakukan pencarian di area sungai dalam hutan dan penyisiran tebing,” ujarnya dalam rilis, Selasa (7/7/2026).
Anjing pelacak dari Polres Purbalingga dikerahkan untuk membantu menelusuri jejak korban di kawasan hutan, sementara tim lainnya menyisir aliran sungai dan area tebing yang dinilai berpotensi menjadi jalur yang dilalui korban.
Museni dilaporkan hilang sejak Rabu (1/7/2026) setelah meninggalkan rumah untuk berjalan-jalan, aktivitas yang biasa dilakukannya setiap hari. Namun, hingga siang hari korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Korban diketahui merupakan seorang lansia yang telah mengalami kepikunan sehingga dikhawatirkan tersesat di kawasan hutan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Revon Hapindriat, sebelumnya menjelaskan saat meninggalkan rumah, Museni mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna abu-abu dan celana pendek kolor.
Menurut keterangan keluarga, korban setiap hari sering berjalan-jalan di sekitar desa dan biasanya sudah kembali ke rumah sebelum waktu salat Zuhur. Namun pada Rabu (1/7/2026), Museni tak kunjung pulang.
Berdasarkan keterangan saksi, Museni terakhir terlihat berada di sekitar Lapangan Desa Tunjungmuli sebelum akhirnya menghilang.
Hingga hari kelima pencarian, Tim SAR gabungan masih terus memperluas area penyisiran dan berharap keberadaan korban segera ditemukan.