
PURWOKERTO, SERAYUNEWS– Polresta Banyumas mengungkap temuan sementara terkait ambruknya tribun VIP pada ajang Speed Fest #2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri 3 2026 di GOR Satria Purwokerto. Insiden tersebut diduga dipicu oleh selebrasi para pembalap yang melemparkan kaus merchandise ke arah penonton VIP.
Aksi saling berebut kaos tersebut menyebabkan beban pada struktur tribun non-permanen menjadi tidak seimbang. Akibat guncangan dan tekanan berulang, konstruksi tribun bergeser hingga akhirnya roboh.
“Insiden robohnya tribun pada penutupan Kejurnas Drift ini tentu menjadi pelajaran berharga, khususnya bagi pihak penyelenggara,” ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi, Senin (27/7/2026).
Kombes Pol Petrus menjelaskan, dugaan awal ini diperoleh dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan sejumlah saksi. Meski demikian, kepolisian masih terus mendalami kasus ini.
“Kesimpulan resminya akan kami sampaikan setelah seluruh rangkaian penyelidikan selesai,” katanya.
Sebelum acara digelar, Polresta Banyumas sebenarnya telah melakukan rapat koordinasi pengamanan bersama panitia. Petugas juga sempat beberapa kali meninjau lokasi untuk memastikan keamanan arena, termasuk kelayakan tribun non-permanen yang digunakan.
Namun, saat acara berlangsung, aksi pelemparan kaus oleh pembalap ke arah tribun VIP memicu kerumunan penonton bergerak secara mendadak dan tidak teratur.
“Penonton berdesakan untuk mendapatkan kaus yang dilemparkan lebih dari satu kali. Karena tribun berupa struktur non-permanen, guncangan berulang membuat posisinya bergeser, bergoyang, hingga akhirnya ambruk,” kata Petrus.
Saat ini, Tim Satreskrim Polresta Banyumas masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk melengkapi berkas pemeriksaan atas insiden tersebut.