
CILACAP, SERAYUNEWS – Seorang nelayan asal Cilacap dilaporkan terjatuh dari perahu saat melaut di Perairan Cilacap, Kamis (25/6/2026) pagi. Hingga sore hari, korban yang diketahui bernama Tukimin (66) masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Informasi mengenai insiden tersebut pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap sekitar pukul 09.00 WIB dari perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap. Setelah menerima laporan, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Maryadi, menjelaskan berdasarkan informasi yang diterima, korban terjatuh dari perahu sekitar pukul 08.00 WIB saat berada di perairan Cilacap. Peristiwa itu diketahui oleh rekan sesama nelayan yang kemudian melaporkannya kepada pihak terkait.
“Korban diketahui bernama Tukimin, usia 66 tahun, warga Jalan Lingkar Selatan Nomor 2, Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan. Sampai saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” ujarnya.
Lokasi kejadian berada di koordinat 7°43’59.33″ LS dan 109°1’51.15″ BT. Titik tersebut berjarak sekitar 0,51 nautical mile dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.
Menindaklanjuti laporan yang masuk, Tim Rescue Basarnas Cilacap diberangkatkan pada pukul 09.15 WIB menuju lokasi kejadian. Tim tiba kurang dari 10 menit kemudian dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan yang sudah berada di sekitar area pencarian.
Operasi SAR dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik korban diduga terjatuh. Tim memanfaatkan perahu nelayan serta sejumlah sarana pencarian di perairan untuk memperluas area pencarian.
Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan HNSI Cilacap dan para nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu mempercepat penemuan korban.
“Hingga saat ini korban masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan bersama nelayan setempat terus berupaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Basarnas Cilacap mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk menggunakan alat pelindung diri dan memastikan kondisi cuaca sebelum berangkat ke laut. Operasi pencarian terhadap Tukimin akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan atau sesuai dengan ketentuan operasi SAR yang berlaku.