
SERAYUNEWS–Hujan angin kembali melanda wilayah Kabupaten Purbalingga, Rabu (4/3/2026) sore. Akibatnya sejumlah pohon tumbang dan aliran listrik padam. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di wilayah terdampak panik.
Hujan serta angin datang secara tiba-tiba. Di Kecamatan Mrebet, hujan angin menyebabkan baliho reklame yang ada di tepi jalan roboh. Tak hanya itu tiang lampu jalan juga roboh menutup ruas jalan Bobotsari-Purbalingga. Camat Mrebet Hendro Prasetyo membenarkan kejadian itu. “Di Desa Mangunegara Kecamatan Mrebet terjadi hujan deras disertai angin kencang,” katanya.
Camat Mrebet juga melaporkan bahwa pohon tumbang dan tiang lampu penerangan jalan terjadi di sejumlah ruas jalan raya di Kecamatan Mrebet. Masing-masing di depan SMPN 1 Mrebet, depan Puskemas Mrebet, di jalur jalan Desa Cipaku, jalur Pagerandong-Pengalusan, jalan raya Lambur serta jalur jalan Serayu Karanganyar. “Hujan angin menyebabkan aliran listrik di seluruh kecamatan Mrebet padam,” paparnya.
Hujan angin menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga menyebabkan satu rumah warga di Desa Cendana Kecamatan Kutasari. Selain itu terdapat pohon mahoni tumbang melintang jalan Karangcegak-Karangjengkol. Lokasinya di depan SDN 1 Karangcegak.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Revon Hapinindriat mengatakan petugas sudah diterjunkan untuk melakukan penanganan. Disampaikan, laporan masuk menyebutkan bahwa banyak pohon tumbang yang menganggu akses jalan. “Petugas diterjunkan untuk memotong pohon yang menutup jalan. Termasuk melakukan penanganan lain dampak hujan angin,” ujarnya.
Hujan angin menurut Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Purbalingga Rinto Yulianto menyebabkan terjadinya gangguan kelistrikan di sejumlah wilayah. Petugas PLN Purbalingga diterjunkan melakukan penanganan secara bertahap. “Jika ada laporan pohon tumbang yang menyebabkan aliran listrik terputus bisa melapor kepada kami,” imbuhnya.