
SERAYUNEWS – Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, kembali diperkirakan dipadati kendaraan wisatawan pada akhir pekan Minggu, 24 Mei 2026.
Jalur wisata yang menjadi favorit masyarakat Jabodetabek tersebut biasanya mengalami lonjakan volume kendaraan, terutama sejak pagi hingga sore hari.
Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, pihak kepolisian kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way. Pengaturan arus kendaraan dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi kepadatan di lapangan.
Penerapan buka tutup jalur ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat yang berencana bepergian menuju kawasan wisata Puncak. Pasalnya, pengendara yang tidak mengetahui jadwal rekayasa lalu lintas berpotensi terjebak antrean kendaraan cukup panjang di beberapa titik.
Selain wisatawan, pengguna jalan yang hendak melintas menuju Cianjur maupun kembali ke arah Jakarta juga diimbau memperhatikan jadwal operasional one way agar perjalanan menjadi lebih lancar.
Petugas Satlantas Polres Bogor masih menggunakan pola rekayasa lalu lintas reguler untuk akhir pekan 23 hingga 24 Mei 2026. Sistem ini diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat drastis saat hari libur dan akhir pekan.
Meski demikian, jadwal penerapan one way tidak bersifat mutlak. Polisi dapat mempercepat ataupun memperpanjang durasi penutupan jalur tergantung situasi lalu lintas secara langsung di lapangan.
Kepadatan kendaraan wisatawan yang menuju area Puncak biasanya mulai meningkat sejak pagi hari. Sementara arus balik menuju Jakarta cenderung padat pada siang hingga malam hari.
Karena itu, masyarakat diimbau mempersiapkan waktu keberangkatan dengan lebih baik agar tidak terjebak antrean panjang selama proses buka tutup jalur berlangsung.
Berdasarkan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku untuk Minggu, 24 Mei 2026, berikut perkiraan jadwal one way di Jalur Puncak Bogor:
1. One Way Arah Menuju Puncak
Sistem satu arah menuju kawasan Puncak diterapkan mulai pukul 07.00 WIB hingga sekitar 11.30 WIB. Pada jam tersebut, kendaraan dari arah Jakarta atau bawah diprioritaskan naik menuju kawasan wisata Puncak.
Sementara kendaraan dari arah atas menuju Jakarta akan dihentikan sementara hingga proses one way selesai dilakukan.
2. One Way Arah Menuju Jakarta
Setelah arus menuju Puncak selesai, petugas akan melakukan transisi pengosongan jalur sebelum memberlakukan sistem satu arah menuju Jakarta.
One way arah turun diperkirakan mulai berlaku pukul 12.00 WIB hingga sekitar 18.00 WIB. Pada periode ini, kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta akan diprioritaskan melintas.
Namun demikian, jam operasional tersebut tetap bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi kendaraan di lapangan. Jika arus masih sangat padat, durasi one way dapat diperpanjang oleh petugas kepolisian.
Selain jadwal one way, masyarakat juga perlu memahami adanya proses transisi buka tutup jalur yang biasanya terjadi sebelum perubahan arah diberlakukan.
Pada fase ini, petugas akan mensterilkan jalur terlebih dahulu agar tidak ada kendaraan yang melintas dari arah berlawanan. Kondisi tersebut sering memicu antrean kendaraan cukup panjang di beberapa titik jalur Puncak.
Pengendara diimbau tetap bersabar dan mengikuti instruksi petugas selama proses pergantian arus berlangsung. Biasanya, perpindahan arus dari arah naik ke arah turun membutuhkan waktu lebih lama karena volume kendaraan wisatawan yang cukup tinggi.
Bagi wisatawan yang ingin menghindari kepadatan, disarankan berangkat lebih pagi atau memilih waktu perjalanan di luar jam sibuk.
Kabar baik bagi pengendara, aturan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap dipastikan tidak diberlakukan selama akhir pekan 23 hingga 24 Mei 2026.
Dengan ditiadakannya aturan tersebut, seluruh kendaraan roda empat tetap dapat melintas menuju kawasan Puncak tanpa harus menyesuaikan nomor pelat kendaraan.
Meski begitu, masyarakat tetap diminta mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga keselamatan selama perjalanan. Pengendara juga disarankan memantau informasi terbaru melalui media sosial resmi Satlantas Polres Bogor untuk mengetahui perubahan jadwal rekayasa lalu lintas secara real time.
Lonjakan kendaraan pada akhir pekan diperkirakan tetap tinggi karena banyak masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata ke kawasan pegunungan.***