
SERAYUNEWS – Momen arus balik Lebaran selalu menjadi tantangan tersendiri bagi para pemudik. Simak jadwal ganjil genap arus balik Lebaran 2026.
Setelah menikmati waktu bersama keluarga di kampung halaman, Anda tentu ingin perjalanan kembali ke kota berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bersama Korlantas Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas.
Mulai dari sistem one way, contraflow, hingga ganjil genap, semuanya dirancang untuk mengurai kepadatan kendaraan selama arus balik Lebaran 2026.
Kebijakan ini tidak hanya penting untuk kelancaran perjalanan, tetapi juga untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Lalu, bagaimana jadwal lengkap ganjil genap arus balik Lebaran 2026? Simak ulasan berikut agar perjalanan Anda lebih terencana.
Selain ganjil genap, sistem one way atau satu arah juga menjadi strategi utama dalam mengurai kemacetan. Kebijakan ini biasanya diterapkan saat puncak arus balik.
Menurut Agus Suryonugroho, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026.
Pada tanggal tersebut, akan diberlakukan one way nasional di ruas Tol Trans Jawa.
“Akan kami lakukan one way nasional arus balik yang rencananya sesuai dengan arahan Bapak Kapolri dan kemarin saya sudah lapor ke Pak Menhub dan Pak Dir Jasa Marga dan Jasa Raharja, rencana akan kita flag out untuk arus balik tanggal 24,” katanya.
Sementara itu, rekayasa lalu lintas juga mulai disiapkan sejak beberapa hari sebelumnya.
“Dari tanggal 22, 23, kami sudah melakukan langkah-langkah strategi. Apakah nanti di tanggal 23 akan lakukan one-way lokal sepenggal tahap pertama, tentunya segera akan kita rumuskan seperti itu,” tambahnya.
Secara resmi, jadwal one way arus balik adalah:
Dengan sistem ini, seluruh kendaraan akan diarahkan dalam satu jalur menuju Jakarta untuk mempercepat arus balik.
Rekayasa lalu lintas lain yang diterapkan adalah contraflow, yaitu penggunaan sebagian jalur dari arah berlawanan untuk menambah kapasitas jalan.
Berikut jadwal contraflow selama arus balik:
Tol Jakarta–Cikampek
Tol Jagorawi
Kebijakan ini bersifat situasional, artinya bisa diberlakukan atau dihentikan sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
Penerapan ganjil genap, one way, dan contraflow bukan tanpa alasan.
Semua kebijakan ini telah diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi guna memastikan arus mudik dan balik berjalan tertib.
Tujuan utamanya meliputi:
Dengan adanya pengaturan ini, Anda diharapkan bisa merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari waktu-waktu puncak.
Salah satu kebijakan utama yang diterapkan adalah sistem ganjil genap.
Aturan ini bertujuan untuk membatasi jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol tertentu berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan Anda.
Untuk arus balik Lebaran 2026, sistem ini diberlakukan dalam periode:
Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Adapun ruas jalan tol yang terdampak kebijakan ini meliputi:
Dengan adanya aturan ini, Anda perlu memastikan bahwa pelat nomor kendaraan sesuai dengan tanggal perjalanan.
Jika tidak, Anda bisa dikenai sanksi atau diminta keluar dari jalur tol.
Agar perjalanan Anda semakin nyaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Dengan persiapan yang matang, perjalanan arus balik bisa terasa lebih aman dan menyenangkan.
Jadwal ganjil genap arus balik Lebaran 2026 menjadi salah satu kebijakan penting yang perlu Anda perhatikan sebelum kembali ke kota.
Dikombinasikan dengan sistem one way dan contraflow, diharapkan arus kendaraan dapat terurai dengan lebih baik.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku dan mempersiapkan perjalanan dengan matang.
Dengan begitu, momen kembali dari kampung halaman tetap terasa nyaman tanpa stres berlebih di jalan.***