
SERAYUNEWS – Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dilakukan setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15.
Meski hanya berlangsung tiga hari, keutamaannya sangat besar dan sayang untuk dilewatkan, terutama bagi Anda yang ingin menambah pahala dengan cara yang ringan.
Pada bulan Mei 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan awal bulan dalam kalender Masehi.
Momen ini bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk kembali memperbaiki diri sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Puasa Ayyamul Bidh bukan hanya sekadar ibadah tambahan, tapi punya banyak kebaikan bagi yang menjalankannya. Mengutip laman Baznas Kota Yogyakarta, berikut adalah beberapa keutamaannya:
1. Pahalanya seperti puasa setahun penuh
Meskipun hanya berpuasa selama tiga hari dalam sebulan, Allah SWT memberikan pahala yang sangat besar.
Karena setiap satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat, maka puasa tiga hari ini nilainya sama dengan berpuasa selama sebulan, dan jika rutin dilakukan, rasanya seperti berpuasa sepanjang tahun.
Artinya, dengan usaha yang relatif ringan, Anda bisa mendapatkan pahala luar biasa. Inilah salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
2. Membersihkan hati dan pikiran
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan emosi dan hawa nafsu. Ibadah ini menjadi cara yang baik untuk menenangkan batin dan membersihkan jiwa dari sifat-sifat buruk.
Saat Anda berpuasa, ada proses pengendalian diri yang secara tidak langsung melatih kesabaran dan keikhlasan. Dampaknya, hati menjadi lebih tenang dan pikiran lebih jernih.
3. Menjadi penjaga diri dari perbuatan buruk
Puasa berfungsi seperti perisai atau pelindung. Saat berpuasa, hawa nafsu manusia lebih terjaga sehingga tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain.
Dengan kata lain, puasa membantu Anda menjaga perilaku, baik dalam ucapan maupun tindakan. Ini menjadi latihan yang sangat efektif dalam membentuk karakter yang lebih baik.
4. Ibadah ringan tapi hasil maksimal
Puasa Ayyamul Bidh adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menabung pahala besar dengan cara yang sederhana.
Cukup meluangkan waktu tiga hari saja setiap bulannya untuk mendapatkan bekal akhirat yang sangat berharga.
Konsistensi dalam menjalankan ibadah ini justru menjadi kunci utama. Meski sederhana, dampaknya bisa sangat besar jika dilakukan secara rutin.
Niat merupakan rukun utama dalam beribadah. Untuk menjalankan puasa Ayyamul Bidh, niat puasa bisa dilafalkan sejak malam hari hingga siang hari sebelum waktu zuhur, asalkan belum makan atau minum apa pun sejak subuh.
Berikut lafal niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyamil bidl lilahi ta’ala
Artinya: Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’ala.
Anda tidak harus melafalkannya dengan suara keras. Niat dalam hati pun sudah cukup, selama Anda benar-benar bertekad menjalankan ibadah tersebut.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, puasa Ayyamul Bidh pada bulan Zulkaidah 1447 H jatuh pada:
Menariknya, jadwal ini bertepatan dengan akhir pekan. Hal ini tentu memudahkan Anda untuk menjalankan ibadah puasa tanpa terganggu aktivitas kerja yang padat.
Anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk lebih fokus beribadah, memperbanyak doa, serta melakukan refleksi diri.
Agar puasa Anda lebih optimal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
Dengan persiapan yang baik, puasa Ayyamul Bidh tidak akan terasa berat, bahkan bisa menjadi momen yang menenangkan.***