Jumat, 21 Januari 2022

Jalur Sidareja – Cipari Sempat Tersendat karena Banjir, Efek Meluapnya Sungai Cidurian

Jalur Sidareja – Cipari Sempat Tersendat karena Banjir, Efek Meluapnya Sungai Cidurian. (Dok BPBD Cilacap)

Jalur dari Sidareja ke Cipari atau sebaliknya diketahui tersendat karena banjir. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cidurian yang membentang di kedua kecamatan tersebut. Diketahui, Sungai Ciduran mulai meluap pada Selasa (11/1/2022) pukul 16.30, lantaran daerah tersebut diguyur hujan sejak siang.


Sidareja, Serayunews.com

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Wijonardi melalui Analis Kebencanaan Ahli Muda Gatot Arif mengatakan, hujan yang terjadi sejak pukul 13.30 hingga petang di daerah tersebut mengakibatkan meluapnya Sungai Cidurian.

Baca juga  Tabrakan Maut Dinihari! Truk vs Pick Up di Banjarnegara, Dua Tewas 

“Kiriman debit air dari daerah Desa Cipari, Segaralangu dan Desa Kunci meningkat. Sehingga Sungai Cidurian yang ikut wilayah Prumpung tidak bisa menampung debit air dan meluap ke jalan,” katanya kepada serayunews.com, Selasa (11/1/2022).

Terlebih jarak antara jalan dengan sungai hanya berkisar satu setengah meter, sehingga luapan air secara cepat menutup akses jalan. Sedangkan ketinggian air yang meluap ke jalan yakni setinggi 20 hingga 40 cm dan sejauh 4 kilometer yang memaksa roda dua tidak bisa melintasi jalur tersebut.

“Dari jam 5 tadi hanya kendaraan roda empat saja yang bisa lewat, untuk roda dua tadi dialihkan. Namun saat ini roda dua sudah diperbolehkan lewat karena air mulai surut,” ujarnya.

Baca juga  Kecelakaan! Motor Hancur Dilindas Truk Boks di Jalan Raya Sidaurip Kawunganten Cilacap

Ia menyebutkan, tidak ada korban jiwa maupun harta benda dalam peristiwa ini. Namun, ke depan sangat dibutuhkan rambu tanda bahaya banjir. Selain itu perlu petunjuk jalur alternatif yang bisa dilalui kendaraan roda dua untuk menghindari banjir.

“Rambu bahaya banjir dan tanda jalur yang dibutuhkan, karena jalan dengan sungainya berjejeran. Sangat berisiko bagi pengendara kalau air sedang meluap seperti ini,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini