
SERAYUNEWS — Menjelang Iduladha 2026, harga sapi di Kabupaten Banjarnegara mulai merangkak naik. Kenaikan harga bahkan mencapai sekitar 15 persen seiring meningkatnya permintaan hewan kurban dalam beberapa pekan terakhir.
Peningkatan ini terlihat dari aktivitas penjualan di tingkat peternak dan pedagang yang mulai ramai didatangi pembeli.
Widodo, peternak sekaligus pedagang sapi di Banjarnegara, mengaku permintaan sapi kurban terus meningkat. Banyak pembeli datang langsung ke kandang untuk memastikan kondisi hewan.
“Alhamdulillah sudah mulai banyak yang cari sapi untuk hewan kurban,” katanya.
Ia menjelaskan, perawatan menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas ternak. Pakan berkualitas, vitamin, serta kebersihan kandang menjadi faktor penting agar sapi tetap sehat.
“Kalau mau bagus, tentu harus diperlakukan dengan bagus, mulai pakan, vitamin, dan kebersihan kandang,” katanya.
Widodo menyebut harga sapi siap kurban saat ini bervariasi, mulai dari Rp23 juta hingga Rp40 juta, tergantung bobot dan kualitas hewan.
“Harga naik ya sekitar 15 persen ada. Itu berdampak pada pasokan di kandang,” katanya.
Di tengah meningkatnya permintaan, pasokan sapi justru mengalami penurunan. Hal ini terjadi karena banyak pembeli dari luar daerah yang langsung mengambil dari peternak, sehingga stok di kandang berkurang.
Selain itu, dampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa wilayah juga masih memengaruhi ketersediaan ternak.
“Selain kebutuhan meningkat, dampak PMK juga kayaknya masih terasa. Sekarang harus benar-benar teliti saat mencari sapi untuk kurban,” katanya.
Meski demikian, kondisi ternak di Banjarnegara masih relatif aman. Dinas terkait terus melakukan monitoring dan pemeriksaan kesehatan hewan, termasuk vaksinasi PMK.
“Mantri hewan sering datang untuk kontrol, apalagi kalau ada ternak baru, pasti langsung mendapatkan pemeriksaan dan jika diperlukan langsung mendapatkan vaksin PMK,” ujarnya.
Dengan tren kenaikan harga dan meningkatnya permintaan, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam memilih hewan kurban, terutama memastikan kondisi kesehatan dan kelayakannya.