
SERAYUNEWS – Sapi kurban milik peternak asal Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, kembali dipercaya menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi kali kedua secara beruntun bagi peternak asal Cilacap untuk memasok sapi kurban presiden. Sapi yang dipilih memiliki ukuran jumbo dengan bobot menembus lebih dari satu ton.
Hewan kurban tersebut dinilai memenuhi berbagai persyaratan ketat yang ditetapkan oleh tim dari Sekretariat Presiden, mulai dari kondisi kesehatan, usia, hingga postur tubuh yang proporsional.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino mengatakan, tim petugas lapangan sebelumnya melakukan penelusuran ke sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap untuk mencari sapi yang memenuhi standar dari Sekretariat Presiden.
Dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa kandidat sapi, ternak milik peternak asal Desa Bunton, Adipala kembali dinilai paling layak dan sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
“Dari peternak Bunton Adipala, kemarin tim mencari-cari, dapatnya di situ lagi. Jenisnya kalau tidak Simmental dan Limousin, beratnya 1 ton 7 kilogram,” ujarnya.
Slamet mengungkapkan, sapi kurban tersebut memiliki nilai jual yang cukup fantastis. Awalnya, pemilik sapi menawarkan harga sekitar Rp120 juta. Namun setelah melalui proses negosiasi dengan pihak Sekretariat Presiden, harga disepakati di kisaran Rp110 juta.
Menurutnya, proses tawar-menawar dilakukan secara langsung antara peternak dengan pihak Setpres melalui pertemuan daring. Sementara Dinas Pertanian Cilacap hanya memfasilitasi proses komunikasi dan administrasi.
“Harganya kemarin mintanya Rp120 juta, tetapi kelihatannya deal di angka Rp110 juta,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini tahapan administrasi masih berjalan di tingkat provinsi sebelum proses penyerahan resmi dilakukan.
“Untuk administrasi saat ini masih berproses di tingkat provinsi, antara pemilik sapi bersama pihak Setpres,” jelasnya.
Rencananya, sapi kurban Presiden Prabowo tersebut akan diserahkan ke Masjid Al-Munawwarah yang berada di Desa Selarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.
Lokasi penyaluran hewan kurban tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya sapi kurban presiden disalurkan melalui Masjid Agung Cilacap, tahun ini penyaluran dipusatkan di wilayah Kecamatan Kesugihan.
Terpilihnya kembali peternak asal Bunton Adipala itu sekaligus menjadi bukti kualitas peternakan sapi di Cilacap yang dinilai mampu bersaing dan memenuhi standar nasional untuk kebutuhan kurban presiden.