Tiga Nelayan Asal Pemalang Hilang di Perairan Jepara
Kilas Jateng

Kapal Alami Kebocoran, Tiga Nelayan asal Pemalang Dilaporkan Hilang

Bagikan:
tiga Nelayan asal Pemalang
Tim SAR Gabungan berupaya melakukan pencarian kepada tiga nelayan asal Pemalang, Jawa Tengah yang hilang di Perairan Kedung Jati Kabupaten Jepara. (Foto: Instagram @basarnas_jateng)

SERAYUNEWS– Kapal mengalami kebocoran, tiga nelayan asal Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, hilang di Perairan Kedung Jati Kabupaten Jepara. Operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan sejak Senin (21/8/2023), namun belum membuahkan hasil.

Upaya pencarian tiga nelayan bakal berlanjut hari ini, Selasa (22/8/2023). Tiga nelayan tersebut antara lain; Krisardi (21), Tanto Prasetyo (46) dan Mokhamad Fatkhuri (50). Mereka merupakan warga Dusun Pangkah Desa Kendaldoyong RT 08/RW 01 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto dalam keterangannya mengungkapkan, kronologi kejadian. Pada Minggu (20/8/2023) Kapal Motor (KM) Udang Sari 1 berangkat dari pelabuhan Juwana. Mereka hendak mencari ikan. Setelah sampai di Perairan Kedung Jati kapal tersebut mengalami masalah.

Sekitar pukul 17.35 WIB, Krisardi yang merupakan Kapten Kapal, memberi kabar kepada agen pemilik, bahwa kapal mengalami mengalami kebocoran. “Dugaanya, ketiga orang nelayan terombang ambing di Perairan Jepara. Hingga saat ini belum kami temukan,” ungkapnya di akun instagram resmi @basarnas_jateng.

Dia menjelaskan, upaya pencarian telah dilakukan Tim SAR Gabungan. Pencarian dari Pantai Kartini dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju Perairan Kedung Jati pada hari Senin kemarin. “Pencarian fokus sekitar tempat kejadian koordinat 06°20’53” S 110°38’49” E menuju ke arah Barat,” beber dia.

Menurutnya, saat upaya pencarian kepada tiga nelayan, kondisi tinggi gelombang Perairan Kedung Jati mencapai dua meter. Pihaknya mengharapkan doa dan dukungan masyarakat agar upaya pencarian membuahkan hasil. “Semoga besok pagi (hari ini) cuaca baik dan korban segera kami temukan,” tutupnya.

Editor: Kholil Rokhman