
CILACAP, SERAYUNEWS – Memasuki masa purna bakti, AKP Suwito resmi menyerahkan jabatan sebagai Kapolsek Dayeuhluhur kepada Kapolresta Cilacap Kombes Pol. Budi Adhy Buono. Penyerahan jabatan dilakukan dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri Periode 1 Juli 2026 yang dirangkaikan dengan Wisuda Purna Bakti Tahun 2026 di Lapangan Apel Polresta Cilacap.
Penyerahan jabatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut berakhirnya masa dinas AKP Suwito yang telah memasuki masa pensiun. Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Dayeuhluhur, jabatan Kapolsek sementara berada di bawah kendali Kapolresta Cilacap hingga pejabat definitif ditetapkan sesuai mekanisme organisasi.
Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo, mengatakan penyerahan jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri. Menurutnya, mekanisme tersebut bertujuan memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal meski terjadi pergantian pejabat.
“Penyerahan jabatan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi sebagai bentuk kesinambungan kepemimpinan. Meskipun pejabat sebelumnya telah memasuki masa purna bakti, pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya hingga ditetapkan pejabat Kapolsek yang definitif,” ujar Ipda Galih.
Selain penyerahan jabatan Kapolsek Dayeuhluhur, upacara juga diisi dengan laporan kenaikan pangkat personel Polri periode 1 Juli 2026. Kenaikan pangkat diberikan sebagai bentuk penghargaan institusi kepada anggota yang dinilai memiliki dedikasi, disiplin, serta kinerja yang baik dalam menjalankan tugas.
Ipda Galih menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya perubahan tanda kepangkatan, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap kenaikan pangkat membawa konsekuensi tanggung jawab yang semakin besar. Oleh karena itu, kami berharap seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat dapat terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat melayani masyarakat sesuai nilai-nilai Polri Presisi,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Wisuda Purna Bakti Tahun 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya di lingkungan Polri. Prosesi tersebut menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para anggota selama menjalankan tugas.
Ipda Galih menyebut masa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan penutup perjalanan dinas yang telah diisi dengan dedikasi kepada bangsa, negara, dan institusi Polri.
“Kami menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh personel yang memasuki masa purna bakti atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas. Semoga segala pengabdian yang telah ditorehkan menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.