
SERAYUNEWS– Pengangkatan penyanyi muda Lesti Kejora menjadi Duta Petani Milenial oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menuai banyak kritikan. Akun instagram resmi Kementerian Pertanian (Kementan) dibanjiri pertanyaan dan kritik warganet yang ingin tahu alasan dipilihnya sang pedangdut.
Dalam keterangan di instagram Kementerian Pertanian disebutkan, dunia pertanian sangat dekat dengan kehidupan Lesti Kejora saat di kampung halaman. Kehadiran Lesti Kejora sebagai Duta Petani Milenial diharapkan dapat memberi semangat kepada generasi muda untuk lebih mengenal pertanian.
Dengan peran serta Lesti Kejora, diharapkan dapat mendukung upaya Kementan dalam memperkuat pembangunan pertanian di Indonesia. Harapan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo itu juga diiyakan Lesti Kejora usai dirinya menerima sertifikat Duta Petani Milenial di Lapangan Utama BB Biogen, Komplek BSIP Cimanggu, Kota Bogor.
“Diangkat duta pertanian karena apa? Apa dia punya basic, minat, dan kontribusinya pada dunia pertanian? Setelah jadi duta petani, seperti apa visinya ke depan?,” tanya pemilik akun @lasabir dalam tautan kolom komentar unggahan @kementerianpertanian, dikutip Minggu (24/9/2023).
Senada diungkapkan pemilik akun @haufram_alfilaha. Dia mengaku
tak mempermasalahkan ketika Lesti Kejora dikatakan anak petani dan pernah hidup sebagai anak petani. Karena itu bukan dalam wilayah kekuasaan Lesti. Masalahnya adalah Kementerian memilih bukan karena kapasitas ilmu tapi karena kapasitas keterkenalan.
“Ini jelas salah, peran duta itu bukan cuma soal bisa menyemangati petani, duta yang layak adalah mereka yang memang mendalami pertanian baik dalam lingkup akademik (punya latar belakang akademik) dan jiwa sosial dengan petani untuk menyambung lidah mereka,” tulis salah satu aktivitas muslimah tersebut.
Dijelaskan, duta itu perantara yang seharusnya punya kapasitas intelektual, dia akan menghantarkan pesan petani kepada pemerintah dan pesan pemerintah kepada petani. Wajar kalau masyarakat meragukan, karena kapasitas Lesti Kejora adalah sebagai penyanyi milenial.
“Apakah Lesti paham bagaimana harga yang sedang miris di tingkat petani? Kekurangan gizi di keluarga petani? Akses pupuk yang langka di petani? Ketergantungan dosis pestisida yang tinggi di petani? Bukan sekadar itu, apakah Lesti paham bagaimana seharusnya pemerintah memperlakukan petani? Ini juga tak kalah penting,” ujarnya.
Menurutnya, rakyat mengomentari hal ini ya wajar, karena rakyat juga berpikir bagaimana harusnya hakikat duta dan termasuk perannya. “Terobosan demi terobosan dilakukan kementan, SDM mempengaruhi lahirnya program. Biarkan public yg menilai. Semoga saja kami kuat melihat lembaga selucu ini dan ijinkan kami yg hanya bisa memaklumi,” timpal pemilik akun @dhimasdriessen.